Puan Maharani Khawatir Angka Pengangguran Sarjana Tinggi

Redaksi Nolesa

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI Puan Maharani (foto: IST)

Ketua DPR RI Puan Maharani (foto: IST)

JAKARTA, NOLESA.COM – Jumlah sarjana nganggur di Indonesia cukup tinggi. Kondisi ini mengundang perhatian Ketua DPR RI Puan Maharani.

Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Mbak Puan ini mengungkapkan pada Februari 2025 jumlah pengangguran sarjana mencapai 1.010.652 orang.

Angka tersebut, kata Mbak Puan merupakan bagian dari total 7,28 juta pengangguran di Indonesia pada periode yang sama.

Bagi Mbak Puan, jumlah tersebut terbilang tinggi dan sangat mengkhawatirkan. Dan ini butuh kesepakatan dan komitmen dari semua stakeholder untuk mengatasi pengangguran sarjana.

“Ini menandakan bahwa sistem kita, baik pendidikan maupun pasar kerja, belum terkoneksi dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri,” kata Mbak Puan, Minggu kemarin, 20 Juli 2025.

Baca Juga :  SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler

Selain itu, Mbak Puan juga memaparkan, dari total pengangguran, lulusan SD dan SMP mendominasi dengan 2,42 juta orang, disusul SMA (2,04 juta), SMK (1,63 juta), dan sarjana (1,01 juta), serta diploma (177,39 ribu).

Sebab itu, Mbak Puan mendesak pemerintah agar mengambil langkah korektif. Salah satunya dengan menjadikan kampus dan SMK sebagai bagian dari ekosistem produktif nasional.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ajak Zulkifli Hasan Blusukan Pasar Rawamangun

Selain itu, Mbak Puan juga mengusulkan pembentukan Pusat Pengembangan Keterampilan Nasional (National Skill Centers) di berbagai wilayah strategis.

Kemudian, untuk mengatasi persoalan ini, Mbak Puan meminta kolaborasi lintas kementerian agar sama-sama mengatasi pengangguran ini.(*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler
Suarakan Inklusivitas di Muktamar NU, PP IPNU Gelar Bedah Buku Fiqh Disabilitas
Legislator PKB Apresiasi Ojol Jadi Pelaku Usaha Mikro, Dorong Perlindungan dan Akses Pembiayaan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Senin, 7 September 2026 - 23:08 WIB

Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:17 WIB

SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Psychological Safety

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:52 WIB

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB