Wakil Bupati Sumenep Panen Raya Padi di Pulau Sapangkur

Redaksi Nolesa

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep Panen Raya Padi di Pulau Sapangkur, Kecamatan Sapeken, Kamis 16/4/2025 (Foto: Ist/nolesa.com)

Wakil Bupati Sumenep Panen Raya Padi di Pulau Sapangkur, Kecamatan Sapeken, Kamis 16/4/2025 (Foto: Ist/nolesa.com)

Sumenep, NOLESA.com – Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sapeken, Kamis 16 April 2025.

Salah satu agenda kunjungan kerja Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim yakni menghadiri panen raya padi, di Pulau Sepangkur, Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken.

“Alhamdulillah, kami menyaksikan langsung panen raya di Sepangkur Besar ini. Kami senang sekali melihat secara langsung panen raya ini, sebagai bagian dari swasembada pangan yang menjadi prioritas nasional saat ini,” jelas Wabup Kiai Imam.

Wabup Kiai Imam yang juga Ketua DPC PKB Sumenep itu mengaku terpukau melihat hasil panen padi yang melimpah di pulau tersebut. Pasalnya, lahan pertanian di sana sangat luas dan produktif untuk ditanami padi.

Mantan Ketua DPRD Sumenep itu mengungkapkan bahwa luas pertanian di Desa Sapuntan sebesar 187 hektare. Hasil panen dari luas tanah yang ada diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan beras se Kecamatan Sapeken.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna, Bahas Raperda ini

Pada saat menghadiri panen raya, Wabup Kiai Imam berdiskusi langsung dengan kelompok tani setempat. Berdasarkan aspirasi yang diterima, petani membutuhkan sejumlah alat pertanian, seperti Combine Harvester untuk memaksimalkan hasil panen.

Untuk memenuhi kebutuhan alat pertanian, Kiai Imam mendorong kelompok tani setempat untuk mengajukan bantuan ke pemerintah daerah maupun ke pusat

Baca Juga :  Capaian Ideal, Lahan 2 Hektar di Sumenep Hasilkan 16 Ton Jagung

“Kami insyaAllah akan membantu untuk mengawal permohonan kelompok tani ini,” ujarnya kepada kelompok tani dalam diskusi tersebut.

Lahan pertanian di pulau ujung timur kota Sumenep ini juga butuh sumur bor dan irigasi. Sebab selama ini lahan disana bergantung pada curah hujan.

“Jika kebutuhan air ini terpenuhi, dalam satu tahun bisa panen lebih dari satu kali,” pungkas Wabup Kiai Imam.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WIB

Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM

Resensi Buku

Pahlawan Gagal, Refleksi dari Avengers: Endgame

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:44 WIB

Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono (Foto: Istimewa)

Politik

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB