Sumenep Matangkan Transisi Terbarukan bersama BRIN dan Akademisi

Redaksi Nolesa

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep Matangkan Transisi Terbarukan bersama BRIN dan Akademisi (Foto: Ist)

Sumenep Matangkan Transisi Terbarukan bersama BRIN dan Akademisi (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Kebijakan Energi Baru Terbarukan (EBT) mulai disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep guna memperkuat pembangunan berkelanjutan daerah.

Upaya itu dilakukan melalui koordinasi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta akademisi, di Sumenep, Kamis, 22 Januari 2026.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan isu energi menjadi aspek strategis karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan pembangunan dan ketahanan ekonomi daerah.

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah mulai menyiapkan strategi transisi EBT yang terencana dan berbasis riset.

Menurut Arif, dukungan lembaga riset nasional dibutuhkan, terutama dalam penyediaan basis data, kajian ilmiah, dan pengembangan teknologi tepat guna yang sesuai dengan potensi lokal.

Baca Juga :  Ramadan 1447 H, Anggota DPRD Sumenep Bagikan Sembako kepada PKL

“Kebijakan EBT akan menjadi bagian integral dokumen perencanaan daerah, mulai RPJPD, RPJMD, hingga RKPD,” ujarnya.

Ia menegaskan pengembangan EBT di Sumenep akan diarahkan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Kabupaten Sumenep, katanya, memiliki potensi besar, seperti energi surya, biomassa, biogas, hingga energi berbasis kearifan lokal.

“Potensi ini bisa dioptimalkan melalui riset dan inovasi,” kata Kaban Arif.

Baca Juga :  Awalnya Ragu, Akhirnya Pasien Terharu Akan Layanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar

Melalui sinergi dengan BRIN, Pemkab Sumenep berharap terbangun keselarasan kebijakan pusat dan daerah, sehingga rekomendasi EBT yang dihasilkan bersifat realistis dan aplikatif sesuai karakteristik wilayah.

Target kemandirian energi ini diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“Kerja sama ini menjadi langkah konkret menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif
Novita Hardini Desak Evaluasi Total Pariwisata Nasional, Singgung Vietnam hingga Contoh Sukses Dubai
Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:04 WIB

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:56 WIB

Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Ketika Suara dan Wajah Tak Lagi Bisa Dipercaya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:58 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Refleksi Self-love dan Feminisme dari Anne with an E

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:26 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Jantung Batik Solo

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:44 WIB