Awalnya Ragu, Akhirnya Pasien Terharu Akan Layanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar

Redaksi Nolesa

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Awalnya Ragu, Akhirnya Pasien Terharu Akan Layanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar

Awalnya Ragu, Akhirnya Pasien Terharu Akan Layanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar

SUMENEP, NOLESA.COM – Keraguan awal Maskiya, warga Desa Longos, Kecamatan Gapura, Sumenep, untuk menjalani perawatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar akhirnya berubah menjadi rasa haru.

Perempuan paruh baya yang merupakan seorang janda ini sempat ragu untuk datang ke rumah sakit karena keterbatasan ekonomi.

“Saya takut tidak bisa membayar. Saya ini cuma janda, tidak punya banyak uang,” ujar Maskiya dengan suara lirih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kondisi kesehatannya yang menurun memaksanya untuk mencari pertolongan medis. Ia pun akhirnya datang ke RSUD Anwar pada Senin, 21 Juli 2025, dan langsung menjalani perawatan intensif di Ruang Anyelir. Selama tiga hari dirawat, ia hanya ditemani oleh putrinya.

Baca Juga :  Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Said Abdullah Ajak Masyarakat Sumenep Perkuat Persatuan di Era Digital

Maskiya mengaku sempat pesimis mendapatkan layanan yang layak karena menggunakan fasilitas Universal Health Coverage (UHC). Ia sebelumnya mendengar anggapan bahwa pasien dengan jaminan kesehatan seperti dirinya kerap mendapat pelayanan kurang maksimal.

“Tapi ternyata tidak benar. Saya malah sangat bersyukur,” tuturnya.

Selama menjalani opname, Maskiya merasakan pelayanan yang sangat baik. Menurutnya, para perawat yang bertugas di Ruang Anyelir melayaninya dengan ramah dan sabar. Ia juga merasa terbantu karena tidak dipungut biaya sepeser pun selama perawatan.

Baca Juga :  Berhentikan Aswanto dan Angkat Guntur Hamzah sebagai Hakim Konstitusi, Jimly Assidiqie: DPR Melanggar Hukum!

“Perawatnya baik semua, tidak pernah marah, selalu membantu saya. Saya terharu karena saya dilayani dengan sangat manusiawi walaupun saya tidak bayar,” ujarnya haru.

Setelah kondisinya membaik, tim medis mengizinkan Maskiya pulang pada Rabu, 23 Juli 2025. Ia pun kembali ke rumah dengan perasaan lega dan penuh rasa syukur.

Pengakuan seperti Maskiya menjadi bukti bahwa RSUD dr. H. Moh. Anwar terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, tanpa memandang latar belakang ekonomi pasien.

“Semoga RSUD Anwar semakin maju dan terus membantu orang-orang seperti saya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Pantau Pelaksanaan TKA 2026

Merespons kesaksian ini, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M. Kes, mengaku bersyukur. Karenanya upayanya selama ini untuk terus memperbaiki layanan kesehatan membuahkan hasil.

“Alhamdulillah kalau begitu, kami juga turut senang, apalagi yang bersangkutan pulang dalam kondisi lebih sehat,” ujarnya.

Dia berharap, jika ada keluarga pasien yang merasa belum puas dengan pelayanan kesehatan di RSUD Anwar langsung mengadukan ke bagian yang berwenang.

“Kami akan selalu terbuka terhadap kritik dan saran. Sederhananya kalau puas dengan pelayanan kami ceritakan kepada orang lain, kalau ada kekurangan sampaikan kepada kami,” tandasnya.(*)

Penulis : Yon

Berita Terkait

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Banggar DPRD Sumenep Soroti Rp88 Miliar Belanja Modal Belum Terealisasi
10 Kasus Pencabulan Anak di Sumenep, DPRD Desak Pemerintah Perkuat Pencegahan
Hari Palang Merah Indonesia, Ketua Dewan Sumenep Dorong Semangat Kemanusiaan Terus Dirawat
DPRD Sumenep Gelar Maulid Nabi, Tekankan Keteladanan Rasulullah
DPRD Sumenep Minta Kinerja Pejabat Baru Dievaluasi, Ini Alasannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:24 WIB

Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 08:16 WIB

Banggar DPRD Sumenep Soroti Rp88 Miliar Belanja Modal Belum Terealisasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:11 WIB

10 Kasus Pencabulan Anak di Sumenep, DPRD Desak Pemerintah Perkuat Pencegahan

Berita Terbaru