Soal Keamanan e-SIM, Begini Kata Menteri Meutya

Redaksi Nolesa

Minggu, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

e-SIM Aman: Menkomdigi Meutya Hafid dan Wamenkomdigi Nezar Patria dalam sosialisasi migrasi ke e-SIM dan Pemutakhiran Data di Jakarta (Foto: IP/nolesa.com)

e-SIM Aman: Menkomdigi Meutya Hafid dan Wamenkomdigi Nezar Patria dalam sosialisasi migrasi ke e-SIM dan Pemutakhiran Data di Jakarta (Foto: IP/nolesa.com)

Jakarta, NOLESA.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, menegaskan masyarakat berhak memperoleh keamanan dalam menjalin komunikasi melalui teknologi Embedded Subscriber Identity Module (e-SIM).

Menurut Menteri Meutya, e-SIM memiliki tingkat keamanan lebih kuat karena menggunakan data biometrik, seperti pengenalan wajah (face recognition) atau sidik jari (fingerprint), yang divalidasi langsung dengan basis data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga :  Bambang Pacul Dicopot dari Ketua PDIP Jateng, FX Rudy Ditunjuk Jadi Plt

“Masyarakat berhak mendapatkan rasa aman dalam berkomunikasi. Dengan data pelanggan yang jelas, valid dan mutakhir, pelaku kejahatan digital akan semakin sulit bersembunyi di balik identitas palsu,” kata Menteri Meutya, seperti dikutip infopublik, Sabtu, 12 April 2025.

Selain itu, Menteri Meutya menegaskan bahwa teknologi e-SIM akan selalu berpatokan pada Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Dengan begitu, kepercayaan publik akan teknologi e-SIM akan semakin menguat.

Karenanya, Menteri Meutya mengungkapkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan memberikan masa penyesuaian selama dua tahun bagi penyelenggara layanan seluler untuk menerapkan kebijakan ini secara penuh dengan tetap mematuhi UU PDP.

Baca Juga :  Menang Gugatan, SEMA UIN SUKA Lakukan Sujud Syukur

“Mari kita wujudkan ruang digital yang sehat, aman, dan berpihak pada masyarakat,” ajak Menteri Meutya diakhir keterangannya.

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:25 WIB

Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:24 WIB

Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menerima piagam penghargaan Syariah Award Jawa Timur dari Wagub Emil (Foto: Istimewa)

Daerah

Tiga Piala untuk Sumenep

Senin, 28 Sep 2026 - 19:01 WIB