Selesai Ikuti Pengajian Ramadan, Bupati Fauzi Salurkan Zakat Fitrah

Redaksi Nolesa

Jumat, 5 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo dalam acara Pengajian Ramadan, Jumat, 5/4/2024 (foto: ist)

Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo dalam acara Pengajian Ramadan, Jumat, 5/4/2024 (foto: ist)

Sumenep, NOLESA.com – Pengajian Ramadan terakhir di bulan puasa 1445, dilanjutkan dengan penyaluran zakat fitrah. Seperti pada pengajian sebelumnya, pengajian ditempatkan di Masjid Sumekar, Jumat 5 April 2024.

Pengajian itu dalam rangka meningkatkan keimanan di bulan suci Ramadan di kalangan ASN, TNI-Polri dan pegawai BUMD, Pemkab Sumenep menggelar pengajian rutin setiap hari Jumat di Masjid Sumekar.

Pengajian kali ini Pemkab Sumenep melalui Bagian Kesra menghadirkan KH. Qusyairi Zaini dari Ganding.

Tak hanya itu, setelah pengajian acara dilanjutkan dengan penyaluran zakat fitrah oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setkab Sumenep, Kamiluddin mengatakan, kegiatan pengajian rutin bulan Ramadan menjadi bagian dari upaya dalam meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT.

Hal tersebut selaras dengan tujuan bulan suci Ramadan, dimana umat muslim dianjurkan untuk terus bertaqwa, dan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari diniatkan untuk mencapai ketaqwaan.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan P2KB Sumenep Apresiasi Kegiatan Nasy-Mut Berbakti

Menurut dia, untuk mencapai tujuan mulia itu terdapat beberapa poin penting yang harus dilaksanakan.

Pertama, peduli akan lingkungan yang ada kaitannya dengan saling berbagi dan kesalehan pribadi atau pun sosial serta mampu melahirkan ide kreativ maupun inovatif.

“Kesalehan pribadi adalah menekankan terhadap salat, berpuasa, zakat, zikir dan sebagainya,” terangnya.

Kesalehan sosial, dianjurkan untuk terus peduli dengan nilai-nilai islami, bersikap santun kepada, memperhatikan hak sesama, empati dan mampu merasakan sesuatu yang dirasakan orang lain.

Baca Juga :  Sebanyak 576 Bonsai Ikut Kontes Dandim Cup 2022

Berfikir kreativ artinya, mampu menciptakan sesuatu yang berbeda sehingga memberikan dampak baik bagi orang lain.

Sedangkan inovatif adalah menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada menjadi ada. Hasil dari pemikiran inovatif tersebut dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam kemajuan Kabupaten Sumenep.

“Berpikir kreatif dan inivatif ini ditekankan kepada para ASN dalam melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional
UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV
Pemkab Bangkalan Genjot Imunisasi dan Tekan Stunting Lewat Lomba Video Inovasi
Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:13 WIB

Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:37 WIB

JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:27 WIB

UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV

Berita Terbaru