Selain Hiburan, Bupati Sumenep Ungkap Nilai Lebih Musik Tong-Tong

Redaksi Nolesa

Sabtu, 10 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Achmad Fauzi menghadiri Festival Tong-Tong. Festival ini digelar sebagai puncak rangkaian Bulan Bung Karno.

Festival Tong-Tong ini digelar di depan Rumah Dinas Bupati Sumenep sampai lapangan giling bangkal, Sabtu malam 10 Juni 2023.

Sebelum membuka festival, Bupati Fauzi mengajak masyarakat selalu menjaga, merawat serta melestarikan musik tradisional Tong-Tong. Dengan tujuan anak cucu bisa menikmati seni budaya itu sepanjang masa.

“Pemerintah daerah mengharapkan, seni budaya musik tongtong ini terus bertahan dan lestari di tengah-tengah masyarakat tidak tergerus perubahan zaman apapun,” harap Bupati Fauzi di depan ribuan pengunjung.

Politisi PDIP itu meminta supaya masyarakat terus berperan dalam melestarikan musik tongtong dan seni budaya lainnya, karena seni budaya itu perlu dukungan semua elemen di Kabupaten Sumenep.

“Seluruh masyarakat memberikan kontribusi positif mencintai kesenian dan kebudayaan seperti musik tongtong ini, alasannya pemerintah dan masyarakat mempunyai tanggung jawab bersama untuk menjaga, merawat serta melestarikannya,” pinta suami Nia Kurnia.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Siap Kaji Potensi Sektor Ekonomi Baru

Lebih-lebih, tegas Bupati Fauzi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI telah menetapkan, bahwa musik tong-tong sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Sumenep, sehingga seluruh masyarakat hendaknya menggunakan seni budaya itu dalam kehidupan sehari-hari sebagai sebuah kebanggaan.

Baca Juga :  Ketua PCNU Apresiasi Diskusi Kesenian Lesbumi Sumenep

“Musik Tong Tong yang tampil di berbagai kegiatan masyarakat sangat penting, dalam rangka menumbuhkan seni budaya ini kepada generasi muda, sebagai upaya membentengi dirinya dari pengaruh budaya luar yang kurang baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, festival tersebut dimeriahkan oleh sejumlah group musik Tong Tong yakni Gong Mania, Lanceng Kermata, Putera Siding Puri, Pangeran Wiraraja, Pangeran Soengenep dan Pornama Alam.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Jumlah Hewan Kurban Pemkab Sumenep Naik Dibanding Tahun Lalu
Said Abdullah Kembali Salurkan Hewan Kurban, Khusus Madura Sebanyak 298 Ekor Sapi

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB