Satpol PP Sumenep Dorong Ketertiban Ekonomi Lewat DBHCHT 2025

Redaksi Nolesa

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penegakan hukum bidang di bidang cukai hasil tembakau (Foto: Ist)

Penegakan hukum bidang di bidang cukai hasil tembakau (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam memperkuat penegakan hukum di bidang cukai hasil tembakau melalui program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.

Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2024, Satpol PP menjadi pelaksana utama kegiatan di bidang penegakan hukum dan ketertiban umum.

Kepala Satpol PP Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, menuturkan bahwa pihaknya berupaya memastikan manfaat DBHCHT benar-benar dirasakan masyarakat, terutama melalui pengawasan peredaran rokok ilegal.

“Kami berperan sebagai pelaksana bidang penegakan hukum yang fokus pada pemberantasan rokok ilegal. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk menjaga iklim usaha yang sehat,” ujar Kasat Wahyu, Senin 10 November 2025.

Langkah konkret dilakukan melalui pengumpulan informasi di berbagai titik strategis seperti pasar, toko kelontong, pelabuhan, hingga jasa pengiriman. Informasi itu menjadi dasar pelaksanaan operasi pasar terpadu bersama Bea Cukai Madura dan Tim Satgas Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Keluarga Pasien Puas dengan Pelayanan Darurat RSUD Sumenep

“Kami ingin memastikan pelaku usaha legal terlindungi dan tidak dirugikan oleh peredaran produk ilegal yang merusak pasar. Ketertiban ekonomi harus ditegakkan,” tegasnya.

Di sisi lain, Satpol PP Sumenep juga memperkuat sistem pemantauan berbasis wilayah agar deteksi dini terhadap aktivitas ilegal dapat dilakukan lebih cepat. Dengan sistem tersebut, laporan dari tingkat kecamatan hingga kabupaten dapat segera ditindaklanjuti.

Selain aspek penegakan hukum, Satpol PP turut mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program DBHCHT. Setiap kegiatan diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya kegiatan formalitas.

Baca Juga :  Upacara HUT RI ke-79 Pemkab Sumenep Berjalan Lancar, Termasuk Mengikuti Secara Virtual Upacara di IKN

“DBHCHT bukan sekadar dana bagi hasil. Ini adalah instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan hukum di daerah,” tambah Wahyu.

Ia menegaskan, jika penegakan hukum cukai berjalan kuat, maka penerimaan negara akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga ikut terdorong.

Dengan pendekatan yang konsisten dan berbasis data, Wahyu optimistis tahun 2025 akan menjadi momentum penguatan pengawasan cukai di Sumenep.

“Kami ingin menjadikan Sumenep bersih dari peredaran rokok ilegal, sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan negara,” tandas Kasat Wahyu. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Bedah Seni dan Budaya Lokal, Lesbumi Sumenep Hadirkan TA Bupati Bidang IPTEK
Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung
Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar
UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri Praktis dan Bantuan Hidup Dasar
SEMPOL SEHAT, Inovasi Puskesmas Pasongsongan Hadirkan Layanan Kesehatan Langsung ke Tengah Masyarakat
Soroti Tata Kelola MBG, Politikus Madura Minta Kasus di BGN Jadi Pelajaran
Mahasiswa Universitas Annuqayah Madura Raih Prestasi Nasional di Ajang Business Plan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:27 WIB

Bedah Seni dan Budaya Lokal, Lesbumi Sumenep Hadirkan TA Bupati Bidang IPTEK

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:51 WIB

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:00 WIB

Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:39 WIB

Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:34 WIB

UKM PSHT UTM Gelar Pelatihan Bela Diri Praktis dan Bantuan Hidup Dasar

Berita Terbaru

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran (kolase foto)

Pendidikan

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Minggu, 7 Jun 2026 - 21:51 WIB