SUMENEP, NOLESA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep kembali memperlihatkan komitmennya sebagai institusi kesehatan yang aktif membangun kolaborasi lintas sektor.
Melalui gelaran Turnamen Futsal RSUDMA Cup, rumah sakit milik Pemkab Sumenep itu sukses menghadirkan suasana sportivitas, kerjasama.
Turnamen ini dipusatkan di Gedung Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Sumenep ini menjadi wadah pertemuan berbagai instansi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya menghadirkan tim dari sektor kesehatan, tetapi juga dari organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga vertikal, serta peserta dari luar wilayah, seperti Pamekasan dan Sampang. Keberagaman peserta tersebut membuat RSUDMA Cup semakin semarak dan kompetitif.
Direktur Utama RSUDMA, dr. Erliyati, M. Kes., mengaku bangga dengan meningkatnya animo peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Lebih dari 40 tim ikut ambil bagian dalam turnamen futsal bergengsi tersebut, menunjukkan bahwa minat terhadap kegiatan ini semakin tinggi.
“Antusiasmenya luar biasa. Pesertanya bukan hanya berasal dari unit kesehatan, tetapi juga dari berbagai lembaga pemerintahan dan instansi lain. Ini menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi sarana pemersatu,” ujarnya.
Menurut dokter Erliyati, suksesnya penyelenggaraan RSUDMA Cup merupakan bukti nyata bahwa RSUD Sumenep tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan semata. RSUD juga berupaya memperkuat hubungan harmonis dengan berbagai pihak melalui kegiatan positif yang dilakukan secara konsisten. Kolaborasi seperti ini dinilai mampu menciptakan ekosistem kerja yang lebih sehat dan produktif.
Ke depan, RSUDMA berharap kegiatan ini dapat menjadi role model ajang olahraga tingkat daerah. Ia juga berharap Pemkab Sumenep dapat memberikan dukungan lebih luas agar turnamen tersebut semakin berkembang.
“Kami berharap kepada Bupati Sumenep agar turnamen ini dapat masuk menjadi bagian dari kalender event Kabupaten Sumenep pada 2027. Dengan begitu, ruang kolaborasi antarinstansi semakin terbuka dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya.
Bagi RSUDMA, RSUDMA Cup bukan sekadar kompetisi. Turnamen ini menjadi simbol sinergi, sportivitas, dan komitmen bersama untuk membangun suasana kerja yang solid dan penuh kebersamaan.
“Kesuksesan tahun ini membuktikan bahwa kami adalah institusi kesehatan yang inovatif, adaptif, dan konsisten menghadirkan kegiatan bernilai positif bagi masyarakat dan aparatur pemerintah,” tutup dr. Erliyati. (*)
Penulis : Rusydiyono










