Puan Dorong Akses Keuangan Ramah Gender, Ini Tujuannya

Redaksi Nolesa

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI, Puan Maharani (Foto: ist/nolesa.com)

Ketua DPR RI, Puan Maharani (Foto: ist/nolesa.com)

Jakarta, NOLESA.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menyuarakan keprihatinannya terhadap meningkatnya jumlah perempuan yang menjadi korban pinjaman online (pinjol). Ia menilai, fenomena ini mengancam peran perempuan sebagai pilar keluarga dan agen pembangunan bangsa.

“Negara harus memastikan tersedianya layanan keuangan yang aman dan ramah bagi perempuan, terutama mereka yang menjadi kepala keluarga,” ujar Mbak Puan di Jakarta, seperti dikuti pdipjawatimut, Rabu, 30 April 2025.

Baca Juga :  Ganjar Wariskan 71 Puskesmas dengan Fasilitas Memadai untuk Masyarakat Jateng

Menurut politikus PDI Perjungan ini, Data Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mencatat, dari 2018 hingga 2024, terdapat 1.944 pengaduan korban pinjol, mayoritas berasal dari Jabodetabek. Dari jumlah tersebut, 62 persen adalah perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelitian Departemen Kriminologi FISIP UI pada 2022 juga menunjukkan perempuan mengakses pinjol demi memenuhi kebutuhan rumah tangga, pribadi, dan usaha kecil.

Baca Juga :  Hari ini Sekretariat Presiden Membuka Pendaftaran Undangan Peringatan HUT RI Ke-77, Ini Caranya

Namun, pinjaman yang awalnya dianggap solusi jangka pendek justru kerap menjerat peminjam dalam siklus utang berkepanjangan akibat bunga tinggi dan skema pembayaran yang membingungkan.

Puan mendesak pemerintah serta otoritas keuangan untuk memperketat regulasi industri pinjol dan memastikan suku bunga pinjaman lebih wajar. Ia juga menekankan pentingnya edukasi keuangan kepada masyarakat, terutama perempuan.

Baca Juga :  Dua Gelar Diberikan Elit NU untuk Bupati Fauzi, Satunya Langsung dari Ketua Umum PB NU

“Penting bagi perempuan memahami risiko pinjol agar tak terjebak dalam jeratan utang,” kata cucu Bung Karno itu.

Mbak Puan memastikan DPR RI akan memberi perhatian khusus pada kesejahteraan perempuan melalui kebijakan yang mendorong akses keuangan yang sehat dan inklusif.

“Kami berkomitmen memperjuangkan regulasi yang melindungi perempuan dari praktik keuangan yang eksploitatif,” tutup Mbak Puan.(*)

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Sumber Berita: pdiperjungan-jatim.com

Berita Terkait

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Senin, 28 September 2026 - 17:43 WIB

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB