Sumenep, NOLESA.com — Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Achmad Fauzi terus menunjukkan kegigihannya untuk memajukan sektor pariwisata.
Bupati Achmad Fauzi memiliki misi besar agar Kabupaten Sumenep pada saatnya nanti menjadi kawasan industri dan pusat pariwisata berbasis agropolitan.
Langkah nyata dari cita-cita luhur Cak Fauzi panggilan akrab Bupati Sumenep itu termaktub dalam dalam revisi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Sumenep tahun 2023-2043.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penataan Ruang Wilayah Kabupaten bertujuan untuk mewujudkan Kabupaten sebagai pusat pariwisata dan industri yang didukung oleh pengembangan Kawasan Migapolitan dan Kawasan Agropolitan,” papar politisi muda PDIP itu ketika melakukan rakor revisi Raperda RTRW Kabupaten Sumenep bersama pihak terkait di Jakarta, Kamis 11 Mei 2023.
Dari sekian pembahasan pada revisi Raperda RTRW itu, Bupati Achmad Fauzi berkomitmen akan melakukan percepatan pembangunan di berbagai sektor. Termasuk pembangunan pariwisata berbasis kepulauan.
“Selain itu kita juga akan mengoptimalkan potensi budaya dan kerajinan. Karena di wilayah Sumenep banyak kerajinan dan budaya yang mendunia. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk menaikkan pendapatan dan potensi UMKM setempat,” papar suami Nia Kurnia itu.
Menambahkan, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep Yayak Nurwahyudi mengungkapkan bahwasanya pembahasan revisi RTRW Kabupaten Sumenep 2023-2043 telah memasuki tahapan di level pusat.
“Kementerian ATR/BPN telah koordinasi lintas sektor untuk persetujuan substansinya. Kegiatan pembahasannya bersama Kabupaten Kediri, Sragen dan Lebak bertempat Artotel Suite Mangkuluhur, Jakarta,” ungkapnya.
Menurut mantan Kepala Diskominfo itu, Bupati Achmad Fauzi telah mempresentasikan revisi Reperda RTRW Tahun 2023-2043 secara sistematis.
“Pada saat presentasi juga dihadiri Ketua DPRD, Ketua Komisi III DPRD, Sekdakab, Kadis PUTR dan Kepala OPD terkait,” sebut Kaban Yayak.
Penulis : Rusydiyono
Editor : Ahmad Farisi









