Pagar Nusa Apresiasi Prestasi, Dorong Perbaikan Penyelenggaraan

Redaksi Nolesa

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagar Nusa Kabupaten Sumenep menurunkan 26 atlet dalam kejuaraan Pencak Silat (Foto: Istimewa)

Pagar Nusa Kabupaten Sumenep menurunkan 26 atlet dalam kejuaraan Pencak Silat (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Kejuaraan pencak silat yang digelar oleh IPSI Kabupaten Sumenep resmi di GOR A. Yani berakhir pada Jumat malam, 26 Juni 2026.

Selama tiga hari pelaksanaan, ajang tersebut diikuti seluruh perguruan pencak silat se-Kabupaten Sumenep dan menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet berprestasi.

Dalam kejuaraan itu, Pagar Nusa Kabupaten Sumenep menurunkan 26 atlet yang bertanding di berbagai kelas. Hasil membanggakan berhasil diraih melalui atlet muda, Shofi Shomadi, yang dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Kelas C Remaja Putra setelah tampil konsisten dan impresif sepanjang pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pagar Nusa Kabupaten Sumenep, Drs. KH. Abdul Mu’iz, M.M., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan panitia yang telah menyukseskan kejuaraan tersebut. Menurutnya, penghargaan atlet terbaik merupakan buah dari kerja keras dan disiplin para atlet selama menjalani proses latihan.

Baca Juga :  Di Penghujung Tahun 2024, Bupati Fauzi Terima Penghargaan Kepala Daerah Pembina Kecamatan Terbaik di Jawa Timur

“Kami bersyukur atas prestasi yang diraih, khususnya penghargaan Atlet Terbaik yang berhasil dipersembahkan oleh ananda Shofi Shomadi. Ini menjadi kebanggaan bagi Pagar Nusa Sumenep sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet,” ujar KH. Abdul Mu’iz.

Di balik prestasi tersebut, Pagar Nusa menilai pelaksanaan kejuaraan masih memerlukan evaluasi menyeluruh, khususnya terkait aspek keselamatan atlet dan penanganan medis selama pertandingan berlangsung.

Baca Juga :  Muhri Serahkan Bantuan Senilai Rp 60 Juta untuk Pembangunan MWCNU Manding

Menurut KH. Abdul Mu’iz, beberapa insiden cedera yang terjadi selama kejuaraan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak agar penyelenggaraan kompetisi ke depan semakin baik dan memberikan jaminan keamanan bagi para peserta.

“Keselamatan atlet harus menjadi prioritas utama. Kami berharap ke depan sistem penanganan medis dapat diperkuat, sehingga ketika terjadi cedera, atlet memperoleh tindakan yang cepat, tepat, dan sesuai standar. Hal ini penting untuk menjamin keamanan seluruh peserta selama bertanding,” tegasnya.

Pagar Nusa juga mengungkapkan kebanggaannya atas semangat juang para atlet yang tetap tampil maksimal hingga akhir pertandingan. Namun, sejumlah atlet Pagar Nusa mengalami cedera, mulai dari cedera ringan hingga cedera serius. Bahkan, hingga saat ini masih ada atlet yang menjalani perawatan di RSUD Sumenep.

Baca Juga :  Pawai Muharam 1448 H di Sumenep Meriah, Diikuti 750 Peserta dari 30 Sekolah

Karena itu, pihaknya berharap hasil kejuaraan tahun ini tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga menjadi momentum evaluasi bersama. Dari sisi internal, Pagar Nusa akan terus memperkuat pembinaan, terutama pada aspek fisik, stamina, dan mental atlet. Sementara bagi penyelenggara, diharapkan ada penyempurnaan regulasi dan standar keselamatan agar setiap atlet dapat bertanding secara sportif dan aman.

Kejuaraan IPSI Kabupaten Sumenep pun diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pembinaan olahraga pencak silat sekaligus memperkuat perlindungan terhadap para atlet sebagai aset olahraga daerah. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Bawa Keluhan Warga, Bupati Sumenep Perjuangkan Transportasi Laut ke Kemenhub
Sri Sultan Hamengku Buwono Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT dan Mahasiswa Terdampak
Pemda DIY Protes BPS soal Perubahan Data Desil Kesejahteraan Warga
Pesan Bupati Sumenep pada Syukuran HUT ke-81 RI
Legislator PKB Apresiasi Ojol Jadi Pelaku Usaha Mikro, Dorong Perlindungan dan Akses Pembiayaan
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
Kemenhaj Dorong Tata Kelola Berbasis Data dan Bukti untuk Perkuat Pelayanan Jemaah
Gempa Magnitudo 3,3 Terjadi 9 Kilometer Timur Bantul

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Bawa Keluhan Warga, Bupati Sumenep Perjuangkan Transportasi Laut ke Kemenhub

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT dan Mahasiswa Terdampak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Pemda DIY Protes BPS soal Perubahan Data Desil Kesejahteraan Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pesan Bupati Sumenep pada Syukuran HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Legislator PKB Apresiasi Ojol Jadi Pelaku Usaha Mikro, Dorong Perlindungan dan Akses Pembiayaan

Berita Terbaru

Pesan Bupati Sumenep pada Syukuran HUT ke-81 RI (Foto: Istimewa)

Daerah

Pesan Bupati Sumenep pada Syukuran HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agu 2026 - 12:30 WIB