PAD Naik dalam Perubahan APBD 2025, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Berikan Apresiasi

Redaksi Nolesa

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Hosnan Abrory (foto: IST)

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, H. Hosnan Abrory (foto: IST)

SUMENEP, NOLESA.COM – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep menyampaikan pandangan umum terhadap Nota Keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna yang digelar pada Kamis malam, 10 Juli 2025.

Pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Fraksi, Hosnan Abrori, di hadapan anggota dewan lainnya di Gedung DPRD Sumenep.

Baca Juga :  Capaian UHC Sukses, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Wapres

Dalam penyampaiannya, Hosnan menyoroti perubahan signifikan pada pendapatan daerah tahun 2025. Total pendapatan daerah mengalami penurunan sekitar 6 persen, dari sebelumnya Rp2,59 triliun menjadi Rp2,44 triliun. Artinya, terjadi pengurangan sekitar Rp148,7 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski terjadi penurunan secara keseluruhan, Fraksi PDI Perjuangan tetap mengapresiasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik sekitar 1 persen.

Baca Juga :  Pergub Jatim Nomor 10 Tahun 2022 akan Melindungi Petani Tembakau, Seperti ini Penjelasannya 

Sebelumnya ditargetkan sebesar Rp318,3 miliar, PAD mengalami kenaikan menjadi Rp322,8 miliar setelah perubahan anggaran. Kenaikan ini dinilai sebagai sinyal positif bagi kemandirian fiskal Kabupaten Sumenep.

“Kami menilai ini sebagai kemajuan. Peningkatan PAD menunjukkan geliat ekonomi daerah yang mulai bergerak ke arah lebih baik,” ujar Hosnan.

Namun, pada sisi lain, pendapatan transfer dari pemerintah pusat mengalami penurunan cukup tajam, yaitu sebesar Rp153,2 miliar atau sekitar 7 persen dari target awal. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pembiayaan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pelaksanaan Seleksi MTQ di Sumenep Tuntas

Menanggapi hal tersebut, Fraksi PDI Perjuangan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD. Mereka berharap, ke depan, pendapatan daerah—khususnya dari sumber-sumber lokal—dapat mencukupi kebutuhan belanja daerah secara berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam
Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:34 WIB

SSIC Resmi Berdiri di Kota Yogya, Disiapkan Jadi Pusat Dakwah dan Kegiatan Islam

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Berita Terbaru

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB

Nasional

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 Sep 2026 - 19:52 WIB