Objek Wisata Sumenep Bakal Ramai dengan Pertunjukan Seni Tradisional pada Hari Libur Nataru 2024/2025

Redaksi Nolesa

Kamis, 26 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo foto bersama dengan wisatawan mancanegara dengan latar musik tong-tong dalam sebuah acara (foto: ist/nolesa.com)

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo foto bersama dengan wisatawan mancanegara dengan latar musik tong-tong dalam sebuah acara (foto: ist/nolesa.com)

Sumenep, NOLESA.com – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo bakal menyajikan beberapa pertunjukan seni tradisional untuk memeriahkan hari libur Natal dan Tahun Baru (nataru) 2024/2025 di kabupaten ujung timur Pulau Madura.

Tujuan utama Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo memilih seni tradisional dalam memeriahkan hari libur nataru 2024/2025 tidak lain untuk mempromosikan kekayaan budaya lokal Sumenep kepada khalayak umum. Lebih-lebih kepada wisawatan mancanegara.

Baca Juga :  Tekad Fraksi PDI Perjuangan, 3 Raperda Populis Menjadi Benteng Rakyat dari Kesengsaraan

Di antara seni tradisional yang bakal disajikan ada kelenengan, musik tradisional, dan beberapa musik modern yang telah disiapkan guna menghibur wisatawan yang datang ke Sumenep.

“Seni lokal tersebut akan menghibur pengunjung di beberapa objek wisata yang dikelola Pemkab Sumenep, seperti Pantai Lombang, Pantai Slopeng dan di Musium Keraton Sumenep,” kata Bupati Fauzi, Kamis 26 Desember 2024.

Demi kelancaran pertunjukan itu, Fauzi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep meminta instansi terkait agar menggandeng pelaku seni lokal di masing-masing objek wisata.

Baca Juga :  Pasar Rakyat Terdesak, DPRD Sumenep Siapkan Regulasi Lebih Ketat

Dengan begitu, lanjut Bupati Fauzi, dengan melibatkan komunitas seni lokal, akan timbul rasa kecintaan dan rasa memiliki yang kuat dalam melestarikan kesenian.

“Saya juga optimis dengan melibatkan pelaku seni setempat bisa menjadikan suasana lebih meriah dan wisatawan akan senang,” tegas suami Hj. Nia Kurnia.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif
Novita Hardini Desak Evaluasi Total Pariwisata Nasional, Singgung Vietnam hingga Contoh Sukses Dubai
Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:04 WIB

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:56 WIB

Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Ketika Suara dan Wajah Tak Lagi Bisa Dipercaya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:58 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Refleksi Self-love dan Feminisme dari Anne with an E

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:26 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Jantung Batik Solo

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:44 WIB