Money Follows Program Jadi Strategi Efektif Tekan Kemiskinan dan Pacu Ekonomi Sumenep

Redaksi Nolesa

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng. (Foto: Ist)

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng. (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah berada di kisaran 4 hingga 5 persen pada tahun anggaran 2026. Target tersebut disusun berdasarkan tren positif perekonomian daerah sekaligus didukung strategi penganggaran yang lebih terarah melalui pendekatan money follows program sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Sumenep Nomor 31 Tahun 2025 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, mengatakan optimisme tersebut didasarkan pada capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep yang mencapai 4,85 persen pada tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Follow Up Asistensi Teknis Pengembangan Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Sumenep Harus Matang

Namun, menurut Kaban Arif, pemerintah tidak hanya berorientasi pada peningkatan angka pertumbuhan ekonomi. Yang lebih penting adalah memastikan manfaat pertumbuhan tersebut dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui strategi money follows program, alokasi anggaran tidak lagi dibagi secara merata ke setiap perangkat daerah, melainkan difokuskan pada program-program prioritas yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Langkah ini menjadi modal utama kami untuk mengejar target pertumbuhan 4 hingga 5 persen sekaligus menekan angka kemiskinan di 126 pulau,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Sampang Targetkan RSUD Mohammad Zyn Menjadi Rumah Sakit Rujukan di Madura

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Sumenep menyiapkan berbagai program penguatan ekonomi berbasis potensi wilayah. Salah satu strategi yang akan terus dikembangkan ialah hilirisasi komoditas unggulan melalui pengembangan Kawasan Strategis Ekonomi sesuai karakteristik masing-masing daerah.

Wilayah kepulauan dan kawasan pesisir, seperti Kecamatan Arjasa dan Pasongsongan, diproyeksikan menjadi pusat pengembangan sektor perikanan atau kawasan minapolitan. Sementara itu, kawasan daratan seperti Kecamatan Rubaru akan terus diperkuat sebagai sentra agropolitan yang bertumpu pada sektor pertanian.

Arif menjelaskan, pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Targetkan Pembahasan APBD Perubahan Tuntas Sebelum Pelantikan Caleg Terpilih

Selain mengejar pertumbuhan ekonomi, Pemkab Sumenep juga berkomitmen menjaga keberlanjutan lingkungan. Menurut Arif, seluruh aktivitas pembangunan, termasuk pengembangan industri hilir serta sektor minyak dan gas di wilayah Sapeken dan Raas, harus tetap memperhatikan prinsip green economy agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga.

“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Karena itu, setiap program pembangunan akan diarahkan agar tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan hidup untuk generasi mendatang,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren
Bupati Sumenep Sebut Santri Punya Peran Penting dalam Politik dan Pemerintahan
Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as
Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Bupati Bangkalan Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas
HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Santri Jadi Wirausaha Muda dan Penggerak Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Bupati Sumenep Sebut Santri Punya Peran Penting dalam Politik dan Pemerintahan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB