Kini Pulau Masalembu Telah Miliki Lumbung Sosial

Redaksi Nolesa

Minggu, 14 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Pulau Masalembu, Sumenep, Madura, Jawa Timur telah memiliki lumbung sosial. Lumbung sosial di pulau paling jauh di wilayah Sumenep itu telah dilaunching oleh Kementerian Sosial (Kemensos RI), Minggu 14 Mei 2023.

Keberadaan lumbung sosial sendiri merupakan cara pemerintah untuk mendekatkan logistik bencana pada daerah rawan terjadi bencana. Salah satunya Masalembu yang sering diterjang badai.

Hadir pada launching lumbung sosial, Subdit PSKBA Kementrian Sosial RI, Heri Sutriyana, Tagana Propinsi Jawa Timur, Twi Adi, Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath.

Dalam keterangannya, Koordinator Tagana Jawa Timur, Twi Adi menyampaikan lumbung sosial adalah program Kementerian Sosial RI untuk mendekatkan logistik bencana pada daerah yang sering ataupun rentan terhadap bencana, sehingga kesiapsiagaannya dimunculkan dari masyarakat dengan disediakannya logistik bencana yang ada.

“Kami di sana melakukan sosialisasi bagaimana kita mempraktikkan makanan siap saji kepada ibu-ibu PKK, sehingga nanti ibu-ibu ini sudah bisa mempraktikkan kalau terjadi bencana. Sudah tidak kesulitan lagi, caranya bisa, waktunya bisa, dan lain sebagainya,”kata Twi Adi.

Twi Adi menambahkan, lumbung sosial menyediakan barang-barang yang sifatnya permakanan, pakaian, maupun peralatan atau aset. Untuk permakanan ada makanan anak, ada makanan siap saji.

Baca Juga :  Peduli Petani, DKPP Sumenep Salurkan Bantuan Hand Traktor

“Tadi sudah kita sampaikan agar dikontrol masa kadaluarsanya. Ini bisa digunakan sebelum masa kadaluarsa bila tidak terjadi bencana dengan kegiatan sosialisasi, kegiatan sosial dan lain sebagainya. Tapi untuk kebutuhan-kebutuhan lainnya yang sifatnya masih bisa bertahan disimpan untuk kepentingan bencana,” terang dia.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Masalembu, Ainul Yakin menyampaikan terima kasih kepada Kemensos RI yang telah hadir ke Pulau Masalembu untuk melaunching sekaligus memberikan sosialisasi tentang keberadaan lumbung sosial.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 36

“Lumbung sosial ini sebagai langkah preventif atau antisipasi jika ada bencana. Karena Pulau Masalembu ini rentan terjadi bencana yang mengakibatkan krisis pangan seperti yang terjadi pada akhir Februari hingga Maret 2023,” ungkap Sekcam yang akrab disapa Inung.

Sekcam Inung menyebutkan, bantuan logistik lumbung sosial dari Kemensos RI berupa makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk siap saji, dan bumbu siap saji.

“Selain itu ada sandang bayi dan dewasa, selimut, kasur, tenda gulung, tenda keluarga dan kisware,” sebut Sekcam Inung.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Respons Laporan Call Center 112, Baznas Sumenep Segera Perbaiki Rumah Lansia di Longos
Bupati Fauzi Minta Koperasi Tinggalkan Pola Lama demi Hadapi Perubahan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:16 WIB

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru