Ketua Forsa IKSABAD Mengapresiasi Muharram Berbagi oleh Orda Annuqayah

Redaksi Nolesa

Rabu, 10 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Dua hari lalu Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur mengadakan acara santunan anak yatim dan kaum dhuafa.

Kegiatan itu bertajuk ”Muharram Berbagi Esto Lubangsa’. Santunan ini merupakan program kolaborasi antara pengurus pesantren khususnya Bidang Pembinaan dan Pengembangan Organisasi (P2O) dengan seluruh organisasi daerah (Orda) di Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri.

Baca Juga :  Sebanyak 691 ASN Terima SK Kenaikan Pangkat

Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, Ketua Forum Santri Alumni Ikatan Keluarga Santri Batang-Batang Dungkek (Forsa IKSABAD) Mohammad Ali Tsabit mengaku sangat mendukung kegiatan semacam itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasannya, dengan kegiatan santunan tersebut santri tidak hanya sebatas berbagi kebahagiaan. Lebih dari itu santri bisa belajar langsung berbaur dengan masyarakat.

“Sederhananya, kepekaan sosial santri sudah terasah sejak di pesantren, sehingga hal itu menjadi bekal baginya manakala nanti hidup di tengah-tengah masyarakat,” kata Ketua Forsa IKSABAD, ketika dihubungi nolesa.com, Rabu 10 Agustus 2022.

Baca Juga :  Ini yang Dilakukan Bidhumas Polda Jatim Guna Sukseskan Program Presisi Kapolri

Ebet-sapaan akrab Mohammad Ali Tsabit berharap, ke depan kegiatan tersebut bisa bekerjasama dengan alumni.

“Saya optimistis jika dua kekuatan penting antara santri aktif dengan alumni ini berkolaborasi akan melahirkan sesuatu yang luar biasa,” tutur pemuda asal Desa Jenangger itu.

Baca Juga :  Review RTRW Tuntas, Pemkab Sumenep Fokus Susuan Perbup RDTR

Untuk diketahui, Forsa IKSABAD adalah wadah alumni Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa yang pernah aktif di organisasi IKSABAD. IKSABAD merupakan lembaga otonom dari organisasi induk yakni Ikatan Keluarga Santri Timur Daya (IKSTIDA) yang mengakomodir santri dari empat kecamatan: Kecamatan Batuputih, Gapura, Batang-Batang, dan Dungkek.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Profil Abdul Kholiq Suhri: Advokat Bondowoso Di Balik Gugatan MK Soal MBG
Bupati Sumenep Wajibkan Tamu Luar Daerah Diberi Hadiah Keris
Bupati Sumenep Tetapkan Harga Impas Tembakau 2026, Lindungi Petani dari Harga Rendah
Pemkot Batam Perluas Akses Beasiswa, Anak Hinterland Kini Tembus Kampus-Kampus Terbaik Indonesia
Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus
SKK V Resmi Dibuka, Kopri PMII Sumenep Siapkan Kader Perempuan Pelopor Perubahan Sosial
IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Profil Abdul Kholiq Suhri: Advokat Bondowoso Di Balik Gugatan MK Soal MBG

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Bupati Sumenep Wajibkan Tamu Luar Daerah Diberi Hadiah Keris

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Bupati Sumenep Tetapkan Harga Impas Tembakau 2026, Lindungi Petani dari Harga Rendah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pemkot Batam Perluas Akses Beasiswa, Anak Hinterland Kini Tembus Kampus-Kampus Terbaik Indonesia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:30 WIB

SKK V Resmi Dibuka, Kopri PMII Sumenep Siapkan Kader Perempuan Pelopor Perubahan Sosial

Berita Terbaru