Ketua DPRD Sumenep KH. Abdul Hamid Ali Munir Protes Larangan Warung Madura Buka 24 Jam

Redaksi Nolesa

Sabtu, 27 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Protes: Ketua DPRD Sumenep KH. Abdul Hamid Ali Munir, SH, MH (Foto: istimewa)

Protes: Ketua DPRD Sumenep KH. Abdul Hamid Ali Munir, SH, MH (Foto: istimewa)

Sumenep, NOLESA.com – Terkait adanya polemik larangan warung Madura berjualan 24 jam oleh Kementerian Koperasi dan UKM, Ketua DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur KH. Abdul Hamid Ali Munir menyampaikan protes keras.

Menurut Kiai Hamid, sapaan akrab Ketua DPRD Sumenep itu, jika warung kelontong Madura dilarang berjualan 24 jam itu bertentangan dengan nilai Pancasila. Padahal jelas dalam sila ke-5 berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Bukankah hal itu sudah menegaskan bahwa negara berkewajiban menjaga keadilan dan kesejahteraan sosial bagi rakyatnya. Lantas kalau dilarang dimana letak keadilannya,” kata Kiai Hamid, Sabtu 27 April 2024.

Poltisi senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengaku sangat keberatan jika warga Madura yang buka warung di Bali dilarang berjualan 24 jam. Karena aktivitas tersebut saling menguntungkan antara pejaga warung dengan masyarakat sekitar.

“Apa yang dilakukan saudara-saudara kita yang ada di Bali buka warung 24 jam itu adalah sebuah ikhtiar baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemudahan Pelayanan dan Penghargaan Menjadi Dasar Utama Inovasi

“Mereka mau bekerja, mereka mau ini dan itu tanpa mengharapkan bantuan dari negara, sekarang tiba-tiba ada kebijakan yang melarang. Nasib mereka juga perlu dipikirkan,” sambung Kiai Hamid.

Bahkan, lanjut Kiai Hamid, aktivitas tersebut semestinya perlu diapresiasi bukan malah dihalang-halangi. Karena pada hakikatnya aktivitas mereka cukup membantu akan kebutuhan masyarakat. Lebih-lebih dalam kondisin darurat.

“Tiba-tiba lapar tengah malam, disaat toko lain tutup, warung Madura tetap siap melayani pembeli, bukankah itu sangat membantu kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Jalan-jalan Demokrasi, Cara PWI Sumenep Wujudkan Pemilu Damai

Oleh sebab itu, atas nama rakyat Madura, Kiai Hamid berharap kepada pemerintah daerah ataupun pusat supaya ada perhatian dan kajian khusus terkait wacana larangan buka 24 jam terhadap warung Madura.

“Sehingga negara tidak terkesan abai kepada masyarakat kecil hanya demi memenuhi keinginan kelompok-kelompok besar yang jelas-jelas sudah berdaya,” pinta Kiai Hamid.

“Semuanya harus sama-sama diayomi, diperhatikan, dan diberi ruang berkreasi mencari jalan rezeki,” pungkas Kiai Hamid dengan kecewa.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Apa yang Dimaksud Hak Uji Materiil (HUM) di Mahkamah Agung?
Meriahkan Muharram 1446 H, Bupati Sumenep Kembali Hadirkan Majelis Sholawat At-Taufiq
KKN Keren! Mahasiswa Untag Surabaya Latih Warga Sulap Limbah Gedebog Pisang Menjadi Pupuk Organik
RSUD Sumenep Tambah Alat Kesehatan, Terbaru Ada Mammogram untuk Deteksi Kanker Payudara
PDIP, PKB, dan NasDem Masih Intens Komunikasi Siapkan Figur Bacagub Jatim
Polres Sumenep Ciptakan Kedisiplinan Dalam Rangka Operasi Patuh Semeru 2024
Perbedaan Uji Materiil dan Formil di MK
Pusaka Keraton Sumenep Dijamas di Asta Buluk Aguo Aeng Tong-tong

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 17:17 WIB

Apa yang Dimaksud Hak Uji Materiil (HUM) di Mahkamah Agung?

Selasa, 16 Juli 2024 - 22:00 WIB

Meriahkan Muharram 1446 H, Bupati Sumenep Kembali Hadirkan Majelis Sholawat At-Taufiq

Selasa, 16 Juli 2024 - 21:00 WIB

KKN Keren! Mahasiswa Untag Surabaya Latih Warga Sulap Limbah Gedebog Pisang Menjadi Pupuk Organik

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:43 WIB

RSUD Sumenep Tambah Alat Kesehatan, Terbaru Ada Mammogram untuk Deteksi Kanker Payudara

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:05 WIB

PDIP, PKB, dan NasDem Masih Intens Komunikasi Siapkan Figur Bacagub Jatim

Senin, 15 Juli 2024 - 20:24 WIB

Perbedaan Uji Materiil dan Formil di MK

Senin, 15 Juli 2024 - 18:30 WIB

Pusaka Keraton Sumenep Dijamas di Asta Buluk Aguo Aeng Tong-tong

Senin, 15 Juli 2024 - 14:35 WIB

Bukan Bahas Koalisi, Sekretaris DPC PKB Sumenep Jelaskan Foto Bersama Pimpinan Parpol dengan Bupati H. Fauzi

Berita Terbaru