Sumenep, NOLESA.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali ke meja tugas guna bahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Itu dilakukan setelah para wakil rakyat selesai mengikuti tahapan Pemilu 2024 kemarin.
Pembahasan tiga Raperda tersebut ditandai dengan dengan penyampaian nota penjelasan legislatif atas ketiga rancangan aturan tersebut, Kamis 14 Maret 2024. Sidang paripurna nota penjelasan dipimpin langsung Ketua DPRD Sumenep KH. Abdul Hamid Ali Munir.
Dalam paripurna nantinya pembacaan teks tiga raperda inisiasi legislatif itu disampaikan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Juhari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tiga raperda teraebut adalah Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Raperda tentang Pengelolaan Penerangan Jalan Umum dan Jalan Lingkungan. Kemudian Raperda terakhir yang akan dibahas berkaitan dengan Sistem Penyelenggaraan Pendidikan,” terang politisi PPP itu.
“Ketiga raperda itu sudah disampaikan di sidang paripurna, memberikan penjelasan kepada eksekutif terkait inisiasi kami di DPRD Sumenep,” Juhari menegaskan.
Politisi lulusan Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo itu menyebutkan rapat paripurna akan dilanjutkan dengan agenda jawaban eksekutif atas tiga raperda tersebut pada Jumat 15 Maret 2024.
“Sehingga, raperda yang akan dibahas akan lebih prosedural. Dan besok juga akan langsung rapat pembentukan Pansus,” sebut dia.
Pembahasan tiga raperda ini sengaja digenjot karena dinilai penting. Menurut Juhari, pembahasan ditarget selesai akhir bulan ini. Sehingga, mulai pekan depan sudah akan dilakukan pembahasan secara maraton.
“Ini kami anggap penting, maka menjadi perioritas dilakukan pembahasan di awal tahun. Intinya, akhir bulan Maret ini kami targetkan sudah klir semua,” tandas anggota dewan asal Dapil 6 itu.
Penulis : Rusydiyono
Editor : Ahmad Farisi










