JAKARTA, NOLESA.COM – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyoroti pola pembiayaan kesehatan nasional yang dinilainya masih lebih banyak terserap untuk pengobatan dibandingkan pencegahan penyakit.
Hal tersebut disampaikan Muhaimin saat membuka kegiatan Ngabuburun, sebuah acara lari bersama yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 8 Maret 2026.
Kegiatan tersebut diikuti masyarakat yang berolahraga sambil menunggu waktu berbuka puasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Muhaimin—yang akrab disapa Cak Imin—menyebut bahwa sistem kesehatan di Indonesia saat ini masih cenderung berfokus pada penanganan penyakit setelah terjadi, bukan pada upaya menjaga kesehatan sejak awal.
“Selama ini biaya kesehatan nasional kita masih didominasi untuk kuratif, bukan preventif,” ujarnya.
Cak Imin menilai, meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga dalam beberapa waktu terakhir merupakan perkembangan yang patut diapresiasi. Ia melihat tren tersebut sebagai sinyal positif yang dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara luas.
Menurutnya, kebiasaan berolahraga secara rutin dapat membantu menekan berbagai risiko penyakit, sehingga secara tidak langsung berpotensi mengurangi beban pembiayaan kesehatan di masa mendatang.
Ia berharap semangat masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat melalui olahraga dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia.
Jika kesadaran tersebut semakin meluas, Cak Imin meyakini pengeluaran negara maupun masyarakat untuk biaya pengobatan dapat ditekan secara signifikan.
“Kalau semangat olahraga ini terus tumbuh dan merata, insyaallah biaya pengobatan kita bisa berkurang cukup besar. Masyarakat akan lebih sehat,” kata dia.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menegaskan bahwa olahraga memiliki banyak manfaat, tidak hanya untuk menjaga kesehatan fisik tetapi juga mendukung produktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, gaya hidup aktif dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong efisiensi dalam pengeluaran kesehatan.
“Tidak ada pilihan lain, kita harus terus berolahraga. Dengan olahraga kita membuktikan bahwa sehat bisa memperpanjang usia, membuat hidup lebih hemat, dan meningkatkan produktivitas,” ujar Cak Imin. (*)
Penulis : Arif










