Terapkan WFH, Bupati Sumenep Jamin Pelayanan Tetap Optimal

Redaksi Nolesa

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo (foto: Istimewa)

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo (foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kebijakan ini diambil Pemkab Sumenep sebagai upaya menekan konsumsi energi dan bahan bakar minyak (BBM).

WFH di Pemkab Sumenep dijalankan dua hari dalam sepekan. Skema ini dirancang untuk mengurangi tingkat mobilitas harian pegawai, namun tetap menjaga kualitas pelayanan publik agar berjalan optimal.

Selain itu, Pemkab Sumenep juga mendorong perubahan perilaku ASN dalam memilih moda transportasi, khususnya bagi yang berdomisili dekat dengan tempat kerja.

ASN dengan jarak tempuh di bawah lima kilometer dianjurkan menggunakan sarana transportasi ramah lingkungan seperti becak, sepeda kayuh, sepeda listrik, hingga kendaraan listrik.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun sistem kerja yang lebih efisien sekaligus mendukung pengurangan emisi dari sektor transportasi.

Bupati Fauzi menyatakan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar pengaturan pola kerja, melainkan bagian dari upaya besar dalam efisiensi energi.

Baca Juga :  Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

“Kami ingin membangun kebiasaan baru di lingkungan ASN agar lebih bijak dalam menggunakan energi, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM,” ujar Bupati Fauzi, Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menambahkan, penggunaan transportasi ramah lingkungan diharapkan menjadi contoh nyata perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Kalau jaraknya dekat, kenapa tidak menggunakan sepeda atau berjalan kaki. Ini bukan hanya hemat energi, tetapi juga baik untuk kesehatan,” tuturnya.

Baca Juga :  Untuk Sementara, Berikut Daftar Juara yang Diraih Kafilah Sumenep pada MTQ XXX di Kota Pasuruan

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya inovasi daerah dalam mendukung program nasional terkait efisiensi energi dan pelestarian lingkungan.

“Kami ingin Sumenep menjadi daerah yang adaptif terhadap kebijakan ramah lingkungan, sekaligus memberi inspirasi bagi daerah lain,” tandas politikus PDI Perjuangan itu.

Dengan kebijakan WFH dan penggunaan transportasi alternatif, Pemkab Sumenep optimistis mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Cegah Kebakaran, Warga Sumenep Diminta Hindari Pembakaran Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB