Burung Perkutut, Hobi dan Hari Jadi Sumenep

Redaksi Nolesa

Sabtu, 8 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Selama pandemi Covid-19, peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dikemas sederhana dan tidak melibatkan orang banyak.

Tetapi tidak dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep yang ke-753 kali ini. Berbagai rangkaian kegiatan digelar untuk memeriahkan peringatan hari jadi kabupaten ujung timur Pulau Madura ini.

Salah satunya Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut. Kontes Burung Perkutut ini memperebutkan Piala Bupati Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kontes Burung Perkutut ini digelar di Lapangan Merpati Desa Pangarangan Kecamatan Kota, Sabtu 8 Oktober 2022.

Baca Juga :  Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Sedikitnya ada 270 ekor perkutut berbagai usia ikut memeriahkan kontes tersebut.

Konter ini dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Pembukaan ditandai dengan pelepasan burung perkutut oleh Bupati Fauzi dan panitia.

Dalam sambutannya orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu mengatakan, pihaknya mendukung digelarnya lomba seni suara Burung Perkutut.

Politisi PDIP itu menilai kontes tersebut sebagai langkah untuk melestarikan jenis Burung Perkutut itu di masyarakat.

Baca Juga :  UMKM Sumenep Serap 30 Persen Tenaga Kerja, Pemerintah Terus Dorong Legalitas dan Promosi

“Selian perlombaan ini adalah media menyalurkan hobi, juga mempunyai dampak positif terhadap budidaya burung Perkutut, sehingga bisa meningkatkan sumber penghasilan masyarakat khususnya peternak,” ucap suami Nia Kurnia.

Bupati Achmad Fauzi serta panitia melepas beberapa ekor Burung Perkutut sebagai simbol pembukaan kontes

Bupati Fauzi berharap kompetisi seni suara burung perkutut terus berlanjut tahun mendatang bahkan menjadi agenda rutin, supaya kegiatannya mendorong sektor perekonomian kepada penghobi, pembudidaya burung perkutut dan pengrajin sangkar burung.

“Semoga melalui Kontes Seni Suara Alam Burung Perkutut terciptanya burung perkutut yang berkualitas, serta memperkuat komunitas dalam pelestarian burung perkutut di Kabupaten Sumenep,” harap Bupati Fauzi.

Baca Juga :  1000 Bendera Merah Putih Mas Tamam untuk Masyarakat Pamekasan

“Pemerintah Kabupaten Sumenep mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada organisasi perkutut di Sumenep dan peserta atas pelaksanaan lomba perkutut ini,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Ratusan burung perkutut itu mengikuti lomba di empat kelas meliputi Dewasa Senior (1 blok) 42 peserta, Dewasa Yunior (2 blok) 69 peserta, Piyik Yunior (2 blok) 98 peserta dan Piyik Hanging (1 blok) 60 peserta.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif
Novita Hardini Desak Evaluasi Total Pariwisata Nasional, Singgung Vietnam hingga Contoh Sukses Dubai
Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:04 WIB

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:56 WIB

Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Ketika Suara dan Wajah Tak Lagi Bisa Dipercaya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:58 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Refleksi Self-love dan Feminisme dari Anne with an E

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:26 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Jantung Batik Solo

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:44 WIB