Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Tanam 500 Pohon Mangrove

Redaksi Nolesa

Minggu, 6 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penanaman pohon mangrove.

Penanaman mangrove ini dilaksanakan di Wisata Pantai Matahari Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep, Minggu 6 Agustus 2023.

Kegiatan penanaman mangrove tersebut dilaksanakan untuk memperingati hari mangrove sedunia yang mengangkat tema “Mangrove Blue Carbon”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama Pemkab Sumenep dengan Medco Energi Madura, SKK Migas dan Cabang Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Tindaklanjuti Masukan PMII soal Pusat Informasi KKKS Migas

Dalam sambutannya Bupati Sumenep Haji Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, penanaman mangrove itu guna mengajak segenap masyarakat agar menjaga dan merawat ekosistem mangrove, sekaligus meningkatkan awareness bahwa pohon mangrove penting untuk kehidupan.

“Penanaman mangrove bagian menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kualitas lingkungan dan pengelolaan pinggir pantai yang berkelanjutan,” jelas Bupati Ji Fauzi.

Karena itu, politisi muda PDI Perjuangan itu meminta seluruh elemen masyarakat hendaknya menjaga kualitas lingkungan sebagai upaya meminimalisir ancaman bencana alam, untuk keselamatan bersama, baik abrasi pantai maupun naiknya gelombang air laut.

Baca Juga :  Buka Bazar Takjil Ramadan 1447 H, Bupati Ingatkan Pedagang Jaga Kualitas

“Kualitas lingkungan yang baik tentunya menjaga kehidupan masyarakat secara normal, sehingga sangat penting untuk menciptakan keseimbangan lingkungan, salah satunya dengan menanam pohon mangrove,” paparnya.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang tetap komitmen dalam pelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Sumenep,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arif Susanto mengungkapkan, pihaknya untuk kegiatan ini melakukan penanaman sebanyak 500 pohon mangrove.

Baca Juga :  Ramadan 1447 H, JMSI Sumenep Santuni Anak Yatim dan Janda

Menurut pria yang pernah menjabat Camat Rubaru itu, saat ini ekosistem blue carbon di daerah pesisir sangat penting, karena jangka panjang penyerapan dan penyimpanan karbon yang baik dan terjaga, untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

“Ekosistem blue carbon mencakup beberapa wilayah, salah satunya adalah hutan mangrove, padang lamun, lahan gambut air payau dan terumbu karang,” tandas pria yang pernah dinobatkan sebagai Camat Teladan itu.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa
Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN
PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
Polresta Sumenep Gelar Anev Kamtibmas, Evaluasi Kinerja dan Situasi Keamanan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 00:38 WIB

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Selasa, 8 September 2026 - 00:06 WIB

Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa

Senin, 7 September 2026 - 23:27 WIB

PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM

Berita Terbaru