Bupati Achmad Fauzi Terjunkan Tim untuk Mengendalikan Inflasi di Sumenep

Redaksi Nolesa

Selasa, 20 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melakukan monitoring harga ke Pasar Anom dan Pasar Bangkal.

Monitoring harga oleh TPID ke Pasar Anom dan Pasar Bangkal Kecamatan Kota dilakukan hari ini, Selasa 20 Juni 2023.

Plt Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Heru Santoso menjelaskan monitoring atau survei harga kebutuhan pokok dilakukan untuk mengendalikan inflasi di Kabupaten Sumenep.

“Sebenarnya inflasi itu tidak bisa kita hindari tapi bisa kita kendalikan dan tidak selamanya inflasi itu berefek negatif, tetapi ada sisi positifnya juga, namun harus tetap dikendalikan,” kata Heru usai melakukan monitoring harga barang di Pasar Anom.

Dari hasil survei harga kebutuhan pokok di Pasar Anom dan Pasar Bangkal, TPID menemukan beberapa kebutuhan pokok yang harganya naik.

“Beberapa harga komoditas yang kami temukan di pasar ada yang mengalami kenaikan, ada yang tetap, dan ada juga yang turun,” ungkapnya.

Baca Juga :  Melalui Bagian Kesra, Pemkab Sumenep Beri Arahan Pengelolaan Dana Hibah

Salah satu penyebab kenaikan harga barang, jelas Heru, karena faktor jarak pengiriman. Sebab dari beberapa komoditi yang dijual itu didatangkan dari luar Madura.

“Apalagi menjelang hari raya Idul Adha,” ujar mantan Camat Dungkek itu.

Hasil survei lapangan itu, akan dirapatkan besok guna mencari solusi terbaik untuk mengendalikan inflasi di Kabupaten Sumenep.

“Hasil survei harga kebutuhan pokok ini akan dirapatkan besok,” jelasnya.

Terpisah, Bupati Achmad Fauzi mengungkapkan strategi yang akan dilakukan Pemkab Sumenep untuk mengendalikan inflasi di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini.

Baca Juga :  Kabag Kesra Pastikan Seleksi MTQ di Sumenep Maksimal

“Penanganan jangka pendek untuk mengendalikan inflasi daerah adalah bantuan sembako kepada masyarakat dan subsidi distribusi, karena sebagian barang yang dijual di Pasar Anom itu didatangkan dari luat kota,” tegas Bupati Achmad Fauzi.

“Untuk itu saya minta TPID agar jerak, jangan sampai inflasi ini berefek terhadap naiknya angka kemiskinan,” pungkasnya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren
Bupati Sumenep Sebut Santri Punya Peran Penting dalam Politik dan Pemerintahan
Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as
Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Bupati Bangkalan Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas
HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Santri Jadi Wirausaha Muda dan Penggerak Ekonomi Daerah
Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bupati Bangkalan Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB