Nasional, NOLESA.COM – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel yang merupakan kader Partai Gerindra.
Mahfud menilai, penindakan tersebut menunjukkan bahwa KPK mulai kembali mandiri dan berani menindak tanpa pandang bulu.
“Dalam beberapa bulan terakhir KPK sudah mulai bisa terlepas dari belenggu politik tertentu dan menunjukkan taringnya. Kita apresiasi, maju terus pantang mundur KPK,” kata Mahfud melalui akun X-nya, Kamis (21/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, OTT yang menjerat Noel menjadi bukti bahwa KPK tetap berfungsi sebagai lembaga penegak hukum yang kuat.
Noel sendiri merupakan pejabat pertama di kabinet Presiden Prabowo Subianto yang terkena OTT KPK.
Mahfud juga memberikan apresiasi terhadap sikap Presiden Prabowo yang dinilai konsisten tidak melindungi pejabat yang terjerat kasus korupsi, meskipun berasal dari partai politiknya sendiri.
“Presiden Prabowo juga konsisten, tak melindungi pejabat meskipun dia anggota partainya. Lanjutkan Pak Presiden, buka pintu dan dorong KPK untuk memburu pejabat korup agar kembali disegani,” ujarnya.
Lebih jauh, Mahfud menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya bisa bertumpu pada operasi tangkap tangan semata. KPK, kata dia, perlu memperkuat konstruksi kasus untuk membongkar praktik korupsi yang lebih sistematis.
“KPK perlu mengkonstruksi kasus yang banyak dilakukan oleh para pejabat. Tidak harus selalu OTT. Bravo KPK,” tegas Mahfud.
Seperti diketahui, KPK menangkap Noel bersama sejumlah pihak dalam OTT di Jakarta, Rabu malam (20/8). Selain mengamankan para terduga, penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai dan kendaraan mewah. Lembaga antirasuah itu kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
Kasus Noel menjadi sorotan publik karena terjadi di awal masa pemerintahan Prabowo-Gibran.
Banyak pihak menilai, langkah tegas KPK yang mendapat dukungan Presiden dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.
Penulis : Wail Arrifki
Editor : Ahmad Farisi









