Atas Petunjuk Bupati, Inspektorat Lakukan ini sehingga Pemkab Sumenep Meraih Opini WTP

Redaksi Nolesa

Jumat, 26 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Achmad Fauzi mengakui opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang diterima Pemkab Sumenep merupakan hasil kinerja semua pihak dalam mengelola keuangan daerah.

Salah satunya yang memiliki peran strategis adalah Inspektorat Kabupaten Sumenep. Berkat peran instansi yang dinakhodai R. Titik Suryati itu, Pemkab Sumenep bisa meraih kembali opini WTP dari BPK RI.

Inspektur Sumenep, R. Titik Suryati menuturkan opini WTP bukan sekedar hadiah. Melainkan penghargaan atas perjuangan dan komitmen dalam menjalankan sistem tata kelola keuangan.

Perempuan tangguh yang biasa disapa Yatik itu mengungkapkan ada hal penting yang dilakukan untuk meningkatkan tata kelola keuangan sehingga meraih opini WTP.

Pertama, Inspektorat Sumenep melakukan pencegahan tindak pidana korupsi. Pencegahan dilakukan dengan monitoring center prevention (MCP). Ini berdasar pada survei dan advokasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga :  Arahan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Terkait Pengendalian Inflasi di Kabupaten Sumenep

“Sistem ini guna memotret seluruh tata kelola pemerintahan di daerah,” ujar Inspektur Yatik ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat 26 Mei 2023.

Inspektur Yatik mengungkapkan, MCP itu mencakup banyak hal, sedikitnya ada 8 area yang menjadi cakupannya. Diantaranya, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan pengawasan aparat pengawas intern pemerintah (APIP).

Baca Juga :  Yang Dinanti Banyak Orang, Akhirnya Bupati Ji Fauzi Lakukan Mutasi Jabatan

Selain itu, Inspektur Yatik mengaku pihaknya meningkatkan kualitas sistem aparatur sipil negara (ASN) yang meliputi optimalisasi pajak daerah, pengelolaan barang milik daerah.

“Termasuk tata kelola dana desa atau DD,” kata perempuan yang pernah menjabat Kepala BKPSDM itu.

“Tentu apa yang kami lakukan itu atas petunjuk dan arahan dari bapak bupati,” imbuhnya mengakhiri pembicaraannya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional
UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV
Pemkab Bangkalan Genjot Imunisasi dan Tekan Stunting Lewat Lomba Video Inovasi
Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:13 WIB

Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:37 WIB

JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:27 WIB

UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV

Berita Terbaru