Parkir Chashless, Solusi Disperkimhub Sumenep Cegah Pungli

Redaksi Nolesa

Sabtu, 9 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Untuk mencegah terjadinya pungutan liar (pungli), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep akan menerapkan parkir cashless.

Berdasarkan keterangan Sekretaris Dinas Perkimhub Sumenep, Agus Adi Hidayat rencana penerapan parkir cashless di sejumlah titik untuk untuk menertibkan parkir dan menghindari adanya pungli oleh oknum.

“Tita terkait dengan pungutan, bagi parkir berlangganan memang tidak ada pembayaran cash, bahkan parkir yang tidak berlangganan pun sekarang kita upayakan sudah Cashless, pakai QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) pakai aplikasi,” kata Sekdis Agus, Jumat 8 Desember 2023.

Sekdis Agus menjelaskan, pembayaran melalui QRIS tersebut merupakan harapan Bupati bahwa seluruh pembayaran transaksi itu menggunakan non tunai atau digital.

Menurutnya, pembayaran melalui digital akan meminimalisir adanya pungutan kepada masyarakat. Dan hal itu sudah dilakukan sosialisasi kepada petugas parkir.

Baca Juga :  Aplikasi Digdaya Inovasi Baru Bupati Fauzi

“Tinggal penetapan Perda baru sekarang, tentang tarif tarif parkir itu kan ada perubahan,” tegas dia.

Selebihnya, kata Sekdis Agus, harapan di hari anti korupsi bukan hanya disektor itu saja, hampir di semua akan dilakukan yang berpotensi adanya korupsi.

“Kita harus kolaboratif, teman-teman masyarakat dan pemerintah itu kolaboratif dalam rangka menunjang action antikorupsi,” tandasnya.

Ke depan, pihaknya akan terus mencoba memisahkan terkait banyak parkir liar yang sering dipermasalahkan oleh masyarakat. Sehingga nanti bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan masyarakat tetap terlayani dengan baik.

Baca Juga :  Sambang Desa BUUS, Mulai Bersih-bersih dan Layanan Kesehatan Gratis

“Kita kan punya tempat-tempat tertentu yang memang dipungut biaya, masalahnya karena kurangnya petugas parkir kita,” tandasnya.

“Mudah-mudahan dengan pilihan pembayaran Cashless itu bisa minimal mengurangi pungutan liar yang membebani masyarakat,” tandasnya sembari berharap.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Jumlah Hewan Kurban Pemkab Sumenep Naik Dibanding Tahun Lalu
Said Abdullah Kembali Salurkan Hewan Kurban, Khusus Madura Sebanyak 298 Ekor Sapi

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB