Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Sumenep Pastikan Distribusi BBM dan LPG Bersubsidi Tepat Sasaran

Redaksi Nolesa

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melalui Bagian Perekoniam dan Sumber Daya Alam (SDA) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah SPBU dan agen LPG 3 Kg, Selasa 28 November 2023.

Dalam melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke SPBU dan agen LPG, Bagian Perekonomian dan SDA ini turun bersama tim yang terdiri dari Polres Sumenep dan Pertamina.

Tujuan dari monev tersebut, untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan gas LPG 3 kilogram tepat sasaran.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan SDA Setdakab Sumenep Dadang Dedy Iskandar dilakukan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG 3 Kg tepat sasaran. Pihaknya tidak ingin terjadi pelanggaran dalam distribusi atau penyaluran BBM dan LPG bersubsidi.

“Monev BBM dan LPG bersubsidi bersama teman-teman APH dan Pertamina sebagai bentuk pengawasan agar penyalurannya tepat sasaran sesuai dengan harapan pemerintah,” kata Kabag Perekonomian dan SDA itu.

Baca Juga :  Arinna Premium Hijab Hadirkan Koleksi Terbaru di MUFWAY 2026, Cocok untuk Lebaran

Kabag Dadang, sapaan akrabnya, menuturkan, kegiatan monev ini rutin dilakukan tiap awal dan akhir tahun termasuk momen lebaran. Tujuannya tidak lain untuk meminimalisir terjadinya berbagai pelanggaran distribusi BBM dan LPG. Di antaranya penyaluran BBM berubsidi kepada pemilik rekom yang melebihi jatah yang ditentukan.

“Termasuk kita mengawasi pengisian jerigen,” imbuh Kabag Dadang.

Dari itu, pihaknya meminta pihak SPBU untuk perketat penyaluran BBM beraubsidi, terutama kepada pemilik rekom. Jangan sampai mengambil keuntungan di luar ketentuan rekom.

Baca Juga :  Pelantikan JMSI Jatim Dihadiri Dewan Pers

Lanjut Kabag Dadang, stok BBM bersubsidi dan LPG 3 Kg aman hingga akhir tahun. Sampai akhir November 2023, BBM jenis pertalite terserap 75 persen dari kuota yang ada. Sedangkankan BBM jenis solar telah terealisasi 95 persen.

“Dengan kondisi itu, makanya kita perketat pengawasannya,” tandasnya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Respons Laporan Call Center 112, Baznas Sumenep Segera Perbaiki Rumah Lansia di Longos
Bupati Fauzi Minta Koperasi Tinggalkan Pola Lama demi Hadapi Perubahan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:16 WIB

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru