Ini Alasan BPN Sumenep Mendukung Raperda Reforma Agraria

Redaksi Nolesa

Minggu, 13 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Selama ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep, Madura, Jawa Timur belum melakukan kegiatan redistribusi tanah obyek reforma agraria (TORA) kepada Masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BPN Sumenep melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian dan Penanganan Sengketa, Ghufron Munif, mengaku kegiatan redistribusi tanah obyek reforma agraria (TORA) kepada masyarakat tidak pernah dilakukan.

“Semenjak saya bertugas disini (BPN Sumenep) atau sebelumnya, kami tidak pernah melaksanakan kegiatan redistribusi tanah (tanah obyek reforma agraria),” jelas Kasi Ghufron Munif, Jumat 11 Agustus 2023.

Kasi Ghufron menegaskan selain redistribusi tanah, reforma agraria juga berkaitan dengan kegiatan legalisasi aset dan perhutanan sosial.

Dia juga mengungkapkan sejak 2017 silam BPN Sumenep sudah melaksanakan kegiatan legalisasi aset (tanah) masyarakat.

Dalam realisasinya, legalisasi aset BPN memberikan kemudahan kepada masyarakat yakni dengan pembebasan biaya bea perolehan hak atas tanan dan bangunan (BPHTB).

Baca Juga :  Pemerintah Desa Nyabakan Timur Salurkan BLT-DD Tahun Anggaran 2025

Masih menurut Kasi Ghufron, untuk perhutanan sosial, kawasan hutan di wilayah Kabupaten Sumenep memang banyak, namun hingga saat ini belum ada pemberitahuan atau kerjasama dari perhutani.

“Memang ada (banyak) kawasan-kawasan perhutanan di Sumenep ini, namun belum ada semacam pemberitahuan atau kerjasama dari Perhutani untuk melaksanakan perhutanan sosial dengan cara dibagi kepada masyarakat, baik dalam bentuk TORA maupun sewa atau lainnya,” paparnya.

Baca Juga :  Dengan Tiga Strategi ini Bupati Achmad Fauzi Sukses Berdayakan UMKM Sumenep

Sejauh ini, Kasi Ghufron mengaku bahwa BPN Sumenep, sangat mendukung Raperda Reforma Agraria dan menunggu hasil dari pembahasannya.

“Kami mendukung dan menunggu hasil (pembahasannya). Agar hasilnya baik memang harus saling mendukung antara kami (BPN), Pemkab Sumenep, DPRD dan masyarakat,” tandasnya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Desak Pengawasan Industri AMDK Diperketat Demi Lindungi Konsumen
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Gubernur Khofifah Apresiasi Peran JMSI Jatim dalam Penguatan Media
Ratna Juwita: Perdamaian AS-Iran Jadi Peluang Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Pemkab Sumenep Launching Logo Hari Jadi ke-758
Polres Sumenep Rayakan Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan Berbagi kepada Pemulung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:45 WIB

Novita Hardini Desak Pengawasan Industri AMDK Diperketat Demi Lindungi Konsumen

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:32 WIB

Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:48 WIB

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Senin, 22 Juni 2026 - 21:59 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Peran JMSI Jatim dalam Penguatan Media

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:02 WIB

Ratna Juwita: Perdamaian AS-Iran Jadi Peluang Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru