Kemenkes RI Menilai Kinerja Bupati Achmad Fauzi, Terutama Soal Frambusia

Redaksi Nolesa

Selasa, 21 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NOLESA.com — Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Achmad Fauzi selalu mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Imbauan Bupati Achmad Fauzi tentang PHBS itu tentu dibarengi dengan inisiatif yang jelas. Semisal dengan mendorong Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes dan P2KB) untuk terus gotong royong dengan instansi terkait meningkatkan kesadaran masyarakat terkait PHBS.

“Tentunya Puskesmas juga menjadi ujung tombak dari perjuangan mengingatkan masyarakat agar menjaga pola hidup sehat,” kata Bupati Achmad Fauzi, Selasa 21 Februari 2023.

Upaya bersama menjaga kebersihan dan kesehatan itu tidaklah sia-sia. Terbukti Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan sertifikat kepada Kabupaten Sumenep. Sertifikat itu diberikan karena Sumenep termasuk salah satu Kabupaten atau Kota di Indonesia dinyatakan bebas Frambusia.

Sertifikat itu diserahkan Menteri Kesehatan kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi pada peringatan Hari Neglected Tropical Diseases Sedunia, di Krakatau Grand Ballroom, TMII Jakarta, Selasa, 21 Februari 2023.

“Yang jelas, Pemerintah Kabupaten Sumenep menerima penghargaan bebas frambusia merupakan hasil kerja keras semua pihak di jajaran pemerintah daerah dan elemen masyarakat, untuk mendukung menyukseskan program itu,” tutur politisi PDIP itu usai menerima penghargaan.

Baca Juga :  Menang Gugatan, SEMA UIN SUKA Lakukan Sujud Syukur

Menambahkan, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep Agus Mulyono, mengungkapkan penghargaan bebas Frambusia merupakan penghargaan ke-13 yang diterima Bupati Achmad Fauzi.

Tentunya, lanjut Kadis Agus prestasi tersebut dicapai berkat arahan Bupati Achmad Fauzi agar selalu mengadakan pencegahan, deteksi dini dan pengobatan untuk melakukan penanganan kasus Frambusia.

Baca Juga :  Setibanya di Bandung, Presiden Jokowi Cek Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Baleendah

“Manakala ada masyarakat menderita penyakit itu, dilakukan penanganan dengan cepat, seperti isolasi dan pengobatan yang intensif, serta monitor kondisinya, sehingga Kabupaten Sumenep telah bebas frambusia,” katanya.

Maka dari itu, Kadis Agus berjanji akan selalu menjalin koordinasi baik dengan instansi di bawah Dinkes dan P2KB atau dengan instansi terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga pola hidup sehat.

“Yang jelas prestasi ini adalah tantangan agar masyarakat Sumenep terbebas dari Frambusia,” pungkasnya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas
Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit
May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya
Novita Hardni Nyalakan Api Perjungan Kartini Masa Kini
Novita Hardini Serahkan Ambulans Kemanusiaan dan Sembako
Dalam Suasana Lebaran, Ketum PDIP Ziarah ke Makam Bung Karno

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:53 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Selasa, 28 April 2026 - 21:26 WIB

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Minggu, 26 April 2026 - 20:30 WIB

Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya

Berita Terbaru

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD (Foto: Istimewa)

Politik

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB