LAZISNU Batang-Batang Rutin Keliling Desa Santuni Fakir Miskin

Redaksi Nolesa

Jumat, 29 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama Batang-Batang, Sumenep, Madura, Jawa Timur rutin roadshow menyapa fakir miskin dan kaum dhuafa.

Roadshow menyapa fakir miskin dan kaum dhuafa oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Batang-Batang ini rutin dilaksanakan setiap bulan sekali. Tepatnya tiap hari Jumat legi.

Kegiatan tersebut dilakukan di desa di wilayah Kecamatan Batang-Batang secara bergantian setiap bulan.

Ketua LAZISNU Batang-Batang Fauzi mengatakan acara dimulai sejak pukul 14:00 WIB bergerak untuk mendatangi rumah masing-masing dari mereka yang akan menerima bingkisan.

“Dalam bingkisan tersebut berupa sembako,” kata Fauzi, Jumat, 29 Juli 2022 usai menyantuni fakir miskin di Desa Jenangger.

Fauzi berharap dengan rutin menyantuni kaum dhuafa dan fakir miskin bisa menjadi sumber keberkahan bagi NU dan secara umum untuk bangsa ini.

Baca Juga :  IBM Foudation, Cara Orangnya Bupati Fauzi Beraksi

“Apalagi saat ini momentum menyambut tahun baru Islam, semoga dengan acara ini bangsa kita semakin baik dan terhindar dari segala bencana,” lanjut Fauzi.

Pria murah senyum itu juga mengungkapkan bahwa usai mengunjungi rumah kaum dhuafa dan fakir miskin LAZISNU Batang-Batang menyempatkan silaturahim dengan Pengurus Ranting NU setempat.

“Jumat legi ini kita mengadakan santunan di satu lokasi atau di satu desa, yaitu Desa Jenangger. Selebihnya dari waktu yang tersisa kita gunakan untuk menjalin silaturrahmi kepada ketua atau pengurus Ranting NU setempat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pesan Bapak

Sementara Sekretaris Mwcnu Batang-Batang. Norman mengaku mengapresiasi kinerja dari kepengurusan di LAZISNU Batang-Batang, kedepannya moment silaturrahim tersebut juga perlu dipertahankan.

Menurutnya hal itu menjadi salah satu cara untuk menjaga tali persaudaraan antar sesama.

“Bagus ide ini, perlu dipertahankan, lebih-lebih nanti bisa berkembang dengan program lainnya,” ujarnya memungkasi.(*)


Penulis : Rusydiyono 

Editor : Achmad Farisi

Berita Terkait

Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?
Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya
Nyaman dalam Ketakutan
Sepiring Kenangan dari Kota Madiun
Dari Panimbang ke Houston: Jalan Panjang Sang Guru Besar
Pernah Jabat Ketua Cabang PMII dan GP Ansor, Kini Muhri Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Sumenep
Dari Pelosok Desa, Julhan Irfandi Membuktikan Pendidikan dapat Diperjuangkan
10 Manfaat Buah Salak untuk Kesehatan, Nomor 5 Cocok untuk Cuaca Saat ini

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Desa Maju vs. Desa Tertinggal, Apa Bedanya?

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:17 WIB

Nyaman dalam Ketakutan

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:25 WIB

Sepiring Kenangan dari Kota Madiun

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:25 WIB

Dari Panimbang ke Houston: Jalan Panjang Sang Guru Besar

Berita Terbaru

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB

Nasional

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 Sep 2026 - 19:52 WIB