Gandeng PAUD Nyemuh, Kelompok 47 KKN 108 UIN SUKA Mengadakan Sekolah Alam

Redaksi Nolesa

Selasa, 26 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunu Kidul, NOLESA.com — Manusia dan alam adalah satu kesatuan tak terpisahkan. Untuk kehidupan yang berkelanjutan, manusia dan alam harus hidup berdampingan.

Inilah yang menjadi motivasi bagi Mahasiswa Universitas Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dukuh Nyemuh Kelurahan Kerambil Sawit Gunung Kidul mengadakan Sekolah Alam.

KKN 108 UIN SUKA di Dukuh Nyemuh Kelurahan Kerambil Sawit Gunung Kidul ini masuk dalam kelompok 47.

Ketua Kelompok 47 KKN 108 UIN SUKA Yogyakarta Ahmad Farisi mengatakan untuk mewujudkan visi penyatuan alam dan manusia perlu adanya kesadaran bahwa manusia sebagai subjek kehidupan harus mampu memperlakukan alam secara baik, tepat guna, dan tidak berlebihan sehingga alam tetap dalam keseimbangan.

Untuk itu, Kelompok 47 KKN 108 UIN SUKA Yogyakarta yang bertempat di Dukuh Nyemuh, Kelurahan Kerambilsawit berinisiatif mengadakan Sekolah Alam yang bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nyemuh.

Baca Juga :  Ilmu Negara dan Pengertiannya

Sekolah Alam ini dilaksanakan pada Selasa, 26 Juli 2022, pagi. Kegiatan tersebut dimulai dengan terlebih dahulu membaca doa di dalam kelas.

“Setelah itu dilanjutkan dengan berkegiatan di alam terbuka,” kata Ketua Kelompok 47 Ahmad Farisi.

Mahasiswa asal Sumenep itu mengungkapkan kegiatan Sekolah Alam itu disambut dengan gembira oleh siswa-siswa PAUD Nyemuh. Itu terlihat siswa-siswa merasa senang mengikuti kegiatan itu.

Selama di lokasi kegiatan, lanjut mahasiswa jurusan Hukum dan Tata Negara itu, rangkaian kegiatan kegiatan Sekolah Alam meliputi banyak hal, diantaranya memperkenalkan nama dan jenis pohon, tumbuh-tumbuhan, bunga dan jenis tumbuhan lainnya.

Baca Juga :  Siswa MA Nasy-Mut Candi Dibekali Pengalaman Kerja dengan Belajar Langsung di Pasar

“Semua itu dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta anak pada alam sehingga nantinya generasi muda yang akan datang bisa hidup harmonis dengan alam itu sendiri,” paparnya.

“Harapannya tentu tak lain adalah menumbuhkan rasa cinta anak pada alam, karena alam adalah sekolah terbaik,” pungkasnya.(*)


Penulis : Ebet

Editor : Aris

Berita Terkait

KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos
Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi
Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:22 WIB

KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:32 WIB

Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:48 WIB

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos

Berita Terbaru