Kabar Baik, Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di RSUD Sumenep Sudah Dialihkan Menjadi Ruang Rawat Umum

Redaksi Nolesa

Minggu, 19 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Meskipun belum usai, pandemi-Covid-19 tetapi bisa dikatakan landai. Aktivitas masyarakat mulai normal seperti sebelum dilanda pandemi.

Menyambut situasi ini, Rumah Sakit Umum (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai beralih ke ‘pengatural awal’.

Semisal ruang isolasi untuk pasien Covid-19 yang ada di RSUD Sumenep, sekarang sudah dialihkan menjadi ruang rawat pasien umum. Hal ini dilakukan karena tiga bulan terakhir sudah tidak merawat pasien Covid-19.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati melalui Humas Arman Endika Putra, menuturkan sekitar tiga bulan lebih tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit milik Pemkab Sumenep itu.

“Sudah hampir tiga bulan tidak ada pasien Covid-19. Jadi, sebagian tempat tidur di ruang isolasi digunakan untuk rawat inap pasien non Covid-19,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bersholawat Bersama Masyarakat, PT Arinna Makmur Sentosa Hadirkan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf

Mas Arman-orang memangil Humas RSUD Sumenep ini, menyebut pasien non Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi saat ini adalah, mereka yang menderita penyakit menular seperti hepatitis, tuberculosis (TBC) dan beberapa penyakit menular.

“Jadi ruangan covid itu sekarang kami gunakan untuk perawatan pasien lain yang memiliki penyakit menular seperti TBC, hepatitis dan penyakit menular lainnya” ungkap pria murah senyum itu.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Prioritaskan Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi Sehat

Kendati demikian, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep tetap menyiapkan tempat tidur di ruang isolasi untuk mengantisipasi apabila nanti ada pasien Covid-19 yang akan dirawat.

“Hanya sebagian yang digunakan untuk pasien umum. Kami tetap menyiapkan sebagian tempat tidur untuk berjaga-jaga,” Mas Arman memungkasi. (*)


Penulis: Rusydiyono 

Editor: Ahmad Farisi 

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Piala AF Sport U-17 Siap Digelar Bulan Depan
Banggar DPRD Sumenep Soroti Rp88 Miliar Belanja Modal Belum Terealisasi
10 Kasus Pencabulan Anak di Sumenep, DPRD Desak Pemerintah Perkuat Pencegahan

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Kamis, 24 September 2026 - 07:58 WIB

Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB