Pemkab Sumenep Prioritaskan Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi Sehat

Redaksi Nolesa

Kamis, 21 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sumenep Prioritaskan Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi Sehat (foto: ist)

Pemkab Sumenep Prioritaskan Ketersediaan Air Bersih dan Sanitasi Sehat (foto: ist)

Sumenep, NOLESA.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep memprioritaskan ketersediaan air bersih dan sanitasi sehat sebagai strategi menurunkan angka stunting di kabupaten ujung timur Pulau Madura.

Ketersediaan air bersih dan sanitasi sehat menjadi prioritas utama Pemkab Sumenep itu disampaikan Kepala Dinas PUTR Ir. Eri Susanto pada saat menghadiri Audit Kasus Stunting 2024 yang diadakan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB). Kamis 21 November 2024.

Menurut Kepala Dinas PUTR Sumenep Ir. Eri Susanto, mengungkapkan bahwa buruknya sanitasi dan keterbatasan akses air bersih menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka stunting.

“Saat ini, cakupan air bersih rumah tangga di Sumenep mencapai 91 persen, sementara akses sanitasi layak untuk rumah tangga dan jamban sudah mencapai 80 persen,” jelas dia.

Kadis Eri menekankan perlunya peningkatan sanitasi lingkungan agar masyarakat hidup lebih sehat.

“Akses air bersih dan sanitasi yang baik tidak hanya mencegah stunting, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” tambah Eri.

Baca Juga :  RSUD Moh. Anwar Sumenep Percepat Transformasi Menuju Smart Hospital

Sementara itu Kepala Dinkes P2KB drg. Ellya Fardasah, menjelaskan bahwa percepatan penurunan stunting melibatkan dua intervensi utama, yaitu intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.

“Intervensi gizi sensitif, seperti penyediaan air bersih dan sanitasi, menjadi fondasi penting. Semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, harus berkolaborasi untuk percepatan ini,” ujar Ellya.

Pentingnya peran masyarakat juga disampaikan oleh Sekretaris PC Fatayat Sumenep Hoyyimah. Ia mengungkapkan bahwa sosialisasi pencegahan stunting terus dilakukan, namun masih membutuhkan dukungan berupa materi dan pelatihan sumber daya manusia.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Gelar Isra Mikraj, Santuni 750 Anak Yatim

“Kami aktif melakukan edukasi, tetapi agar lebih efektif, perlu ada dukungan tambahan dari berbagai pihak,” katanya.

Selain itu, Kepala KUA Kecamatan Kota Sumenep Moh. Afif, menyoroti bimbingan pra-nikah sebagai langkah strategis untuk pencegahan stunting.

“Kami menyisipkan edukasi tentang pencegahan stunting dalam bimbingan pra-nikah, sehingga calon pasangan siap secara fisik dan mental untuk membangun keluarga sehat,” jelasnya.

Melalui kolaborasi berbagai elemen, termasuk pemerintah, masyarakat, dan lembaga, Kabupaten Sumenep diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB