KEBUMEN, NOLESA.COM – Karang Taruna Desa Bejiruyung bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto menggelar musyawarah persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Balai Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Senin malam, 27 Juli 2026.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemuda desa dan mahasiswa KKN dalam menyukseskan rangkaian perlombaan Agustusan sekaligus mempererat silaturahmi antarelemen masyarakat.
Musyawarah berlangsung dalam suasana hangat dan dihadiri delapan anggota Karang Taruna serta mahasiswa KKN Kolaborasi UIN Saizu. Rapat dipimpin Ketua Karang Taruna Desa Bejiruyung, Deny, yang memaparkan konsep pelaksanaan perlombaan tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Deny, kegiatan Agustusan akan menghadirkan berbagai jenis perlombaan yang dibagi dalam kategori individu maupun kelompok. Beberapa cabang yang direncanakan antara lain sepak bola, lomba menggambar, serta berbagai permainan yang diperuntukkan bagi anak-anak.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan perlombaan HUT Kemerdekaan telah menjadi agenda rutin Karang Taruna setiap tahun. Meski demikian, konsep kegiatan selalu diperbarui agar mampu menghadirkan suasana yang lebih menarik sekaligus membangkitkan semangat generasi muda.
“Perlombaan ini bukan hanya sebatas mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi bagaimana kita semua bisa merefleksi perjuangan para pahlawan, terutama agar para pemuda dan anak-anak mengenal serta mengasah potensi dan keterampilan yang mereka miliki,” ujar Deny.
Dalam forum tersebut, Deny juga mengajak mahasiswa KKN untuk menyelaraskan program kerja agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan selama peringatan HUT Kemerdekaan.
Menanggapi hal itu, Divisi Acara KKN Kolaborasi UIN Saizu, Afyda, menjelaskan bahwa pihaknya akan menghadirkan sejumlah lomba bernuansa edukatif, seperti Pemilihan Dai Cilik (Pildacil) dan lomba kemampuan berbahasa Arab serta bahasa Inggris.
Menurut Afyda, ide tersebut lahir setelah tim KKN melakukan observasi di sejumlah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Desa Bejiruyung dan menemukan perlunya ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum serta meningkatkan keterampilan berbahasa.
“Kami ingin perlombaan ini tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga memberikan manfaat bagi pengembangan karakter dan pola pikir anak-anak melalui kegiatan yang edukatif,” katanya.
Usulan tersebut mendapat apresiasi dari Karang Taruna. Deny menilai kehadiran lomba edukatif akan menjadi inovasi baru dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan di Desa Bejiruyung sekaligus memperkaya jenis kegiatan yang dapat diikuti anak-anak.
Melalui kolaborasi tersebut, Karang Taruna dan mahasiswa KKN berharap pelaksanaan Agustusan tahun ini tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan, kreativitas, dan nasionalisme di kalangan generasi muda Desa Bejiruyung.
Untuk diketahui, KKN kolaborasi ini terdiri dari mahasiswa 4 perguruan tinggi, UIN Saizu Purwokerto, Universitas Annuqayah, UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Walisongo. (*)
Penulis : Arif/Alvi









