Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai

Redaksi Nolesa

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD PDIP Jawa Timur, MH Said Abdullah (Foto: Istimewa)

Ketua DPD PDIP Jawa Timur, MH Said Abdullah (Foto: Istimewa)

LUMAJANG, NOLESA.COM – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan bahwa kekuatan dan keberlangsungan sebuah partai politik tidak ditentukan oleh banyaknya atribut, simbol, maupun aktivitas seremonial organisasi. Sebaliknya, eksistensi partai justru bergantung pada sejauh mana kader mampu hadir, bekerja, dan berjuang bersama masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Said Abdullah saat membuka pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang yang digelar di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Lumajang, Sabtu kemarin, 13 Juni 2026.

Kegiatan itu sekaligus menjadi penutup rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan yang telah dilaksanakan di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Said menekankan bahwa Musancab tidak boleh dimaknai sekadar sebagai agenda rutin konsolidasi organisasi. Menurutnya, forum tersebut merupakan momentum penting untuk menyamakan arah perjuangan seluruh struktur partai agar tetap berorientasi pada kepentingan rakyat.

Baca Juga :  Perbedaan Uji Materiil dan Formil di MK

Ia mengingatkan bahwa kader PDI Perjuangan harus selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya kelompok marhaen dan warga yang membutuhkan perhatian. Kehadiran partai, kata dia, harus dapat dirasakan secara nyata melalui kepedulian dan kerja-kerja sosial yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

“Eksistensi partai ditentukan oleh kehadiran kita di tengah rakyat, hadir di tengah kaum marhaen, hadir di tengah anak-anak yatim piatu yang nyata ada di setiap desa. Itulah makna penting kehadiran kita,” tegas Said.

Sebagai partai yang selama ini dikenal sebagai partainya wong cilik, lanjut Said, PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.

Karena itu, seluruh kader dan pengurus partai tidak cukup hanya aktif menjalankan agenda organisasi, tetapi juga harus mampu mendengarkan aspirasi warga, memahami persoalan yang mereka hadapi, dan ikut menjadi bagian dari solusi.

Baca Juga :  Pilpres 2024, Mungkinkah Satu Putaran?

“Kita ini partainya wong cilik. Eksistensi partai ditentukan oleh kita semua, ditentukan oleh sejauh mana kita tetap solid dan terus berada di tengah-tengah rakyat,” ujarnya.

Said juga menegaskan bahwa selesainya pelaksanaan Musancab di seluruh Jawa Timur bukanlah akhir dari proses penguatan organisasi. Setelah struktur Pengurus Anak Cabang terbentuk dan diperkuat, partai akan melanjutkan tahapan konsolidasi melalui Musyawarah Ranting (Musranting) di seluruh daerah.

Menurutnya, penguatan organisasi hingga tingkat paling bawah menjadi langkah strategis untuk memastikan partai memiliki struktur yang kokoh, aktif, dan mampu menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.

“Setelah ini, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mempersiapkan Musyawarah Ranting di seluruh DPC se-Jawa Timur. Kita bersama-sama memastikan, dengan semangat gotong royong, konsolidasi partai tahun 2026 dapat kita tuntaskan. PDI Perjuangan harus memiliki struktur yang tetap, kuat, dan hidup hingga tingkat RW,” kata Said yang juga Ketua Banggar DPR RI.

Baca Juga :  Cukup Tulis di Kolom Komentar, Anggota Fraksi PAN DPRD Sumenep ini Akan Datang Bawa Sembako

Kabupaten Lumajang dipilih sebagai lokasi penutup rangkaian Musancab karena menjadi daerah terakhir yang menyelesaikan proses konsolidasi tingkat PAC. Dengan berakhirnya tahapan tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi secara berjenjang hingga tingkat ranting dan anak ranting.

Penguatan struktur partai hingga lapisan terbawah diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi PDI Perjuangan dalam memperluas pengabdian kepada masyarakat, mempererat kedekatan dengan rakyat, serta menjaga jati diri partai sebagai kekuatan politik yang lahir, tumbuh, dan berjuang bersama wong cilik. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029
PDIP Bangkalan Panaskan Mesin Politik, 18 PAC Resmi Dilantik
Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser
Said Abdullah Tegaskan Kedekatan PDIP Jatim dengan NU

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:52 WIB

Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:00 WIB

Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:25 WIB

PDIP Bangkalan Panaskan Mesin Politik, 18 PAC Resmi Dilantik

Berita Terbaru

Ketua DPD PDIP Jawa Timur, MH Said Abdullah (Foto: Istimewa)

Politik

Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai

Minggu, 14 Jun 2026 - 14:52 WIB

(for NOLESA.COM)

Puisi

Puisi-puisi Moh Sulthanul Ulum

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB