Bappeda Sumenep Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Data dalam Perencanaan Pembangunan

Redaksi Nolesa

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Sumenep,Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M. Si., IPU., ASEAN. Eng (Foto: Ist)

Kepala Bappeda Sumenep,Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M. Si., IPU., ASEAN. Eng (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Keakuratan data menjadi fondasi utama bagi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep dalam menyusun arah kebijakan pembangunan tahun 2026.

Sinkronisasi data antar instansi kini diperketat guna memastikan setiap program pemerintah daerah berjalan tepat sasaran dan efisien.

Langkah ini diambil untuk menghindari terjadinya tumpang tindih anggaran serta memastikan distribusi bantuan maupun pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.

Bappeda menilai, tanpa data yang sinkron, efektivitas perencanaan pembangunan tidak akan mencapai hasil yang maksimal.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menegaskan bahwa validasi data adalah harga mati dalam proses birokrasi perencanaan.

Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saling terbuka dan mengintegrasikan data sektoral mereka ke dalam satu sistem yang terpadu.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Dorong Perguruan Tinggi Lahirkan Pengusaha Muda

“Data yang akurat adalah kunci. Tanpa sinkronisasi, perencanaan kita tidak akan tajam,” ujar Arif Firmanto, Senin, 5 Januari 2026.

Narasi pembangunan yang disusun Bappeda kini lebih menekankan pada pendekatan berbasis data. Mencakup pemutakhiran data kemiskinan, data stunting, hingga persebaran potensi ekonomi desa.

Dengan integrasi data yang kuat, Bappeda dapat memantau sejauh mana dampak sebuah program terhadap kesejahteraan masyarakat secara real-time.

Selain itu, sinkronisasi ini juga bertujuan untuk menyelaraskan target pembangunan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten.

Baca Juga :  Masyarakat Sumenep Mengawali Ramadhan dengan Tradisi Ter-ater, Berikut Pesan dan Simbol yang Tersirat

Koordinasi intensif terus dilakukan agar setiap dokumen perencanaan yang dihasilkan memiliki pijakan angka yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Diharapkan, dengan penguatan data di awal tahun ini, seluruh proyeksi pembangunan di Kabupaten Sumenep dapat terealisasi dengan tingkat presisi yang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Istana Gebang Siap Jadi Ruang Edukasi Sejarah Bagi Gen Z
Politikus PKB Minta BSN Dorong UMKM Naik Kelas
KUA Batang-Batang Gelar Doa Akhir Tahun, ASN Diajak Perkuat Ibadah dan Pelayanan
Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z
Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai
Cara Bupati Fauzi Membumikan Semangat Perjuangan Bung Karno
Kabupaten Batang Kejar Lompatan Besar di Porprov 2026, Butuh Sekitar 25 Medali Emas

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:26 WIB

Istana Gebang Siap Jadi Ruang Edukasi Sejarah Bagi Gen Z

Senin, 15 Juni 2026 - 20:40 WIB

Politikus PKB Minta BSN Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 15 Juni 2026 - 17:11 WIB

KUA Batang-Batang Gelar Doa Akhir Tahun, ASN Diajak Perkuat Ibadah dan Pelayanan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:50 WIB

Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:59 WIB

Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai

Berita Terbaru

Istana Gebang Siap Jadi Ruang Edukasi Sejarah Bagi Gen Z (Foto: Istimewa)

Nasional

Istana Gebang Siap Jadi Ruang Edukasi Sejarah Bagi Gen Z

Senin, 15 Jun 2026 - 23:26 WIB

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim (Foto: Istimewa)

Nasional

Politikus PKB Minta BSN Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 15 Jun 2026 - 20:40 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Empat Hari di Mulyodadi

Senin, 15 Jun 2026 - 15:15 WIB