Peringati HUT RI ke-77, IAA Talango Gelar Napak Tilas Kemerdekaan

Redaksi Nolesa

Jumat, 19 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) cabang Kecamatan Talango menggelar kegiatan Napak Tilas Kemerdekaan di lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, pada Kamis, 19 Agustus 2022.

Kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk untuk memaknai kemerdekaan yang tidak lepas untuk mentransformasikan spirit juang para kaum sarungan.

Hal ini mengingat bangsa Indonesia telah memasuki usia kemerdekaan yang ke-77. Seluruh lapisan masyarakat larut dalam perayaan dan penyambutan. Momentum agustusan sangat identik, suatu refeleksi memaknai kemerdekaan dalam hidup yang lebih konkrit; kemerdekaan dalam lingkup keluarga, kemerdekaan beragama, terentas dari kemiskinan, atau harmonis dalam hubungan dengan sesama ciptaan Tuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati nuansa beragam dari ekspresi pemaknaan kemerdekaan, merdeka adalah suatu perjuangan panjang. Ada rajutan historis di masa lampau di mana ada bayaran kemanusiaan demi tegaknya suatu bangsa. Terlebih mereka yang berjuang dari bilik-bilik pesantren (khadim) di sela-sela mengasuh para santri.

Baca Juga :  Pengurus PWI Sumenep Periode 2025-2028 Dilantik, Ini Komitmen Warid sebagai Ketua Baru

“Kegiatan ini sebagai bentuk istighasah kebangsaan, dimana dengan adanya napak tilas dan istighasah ini merupakan refleksi pembangunan negara kita ke depan lebih maju lagi. Tidak hanya merdeka secara konstitusional, tetapi juga kemerdekaan itu bisa benar-benar dirasakan oleh rakyat bawah,” terang Ketua Ikatan IAA Talango, Edy Hartono.

Napak Tilas ini dimulai dengan istighasah di Tugu Perjuangan Pahlawan KH. Abdullah Sajjad (Putra Pendiri Ponpes Annuqayah, K. Syarqawi al-Kudusi) yang terletak di lapangan Kemisan, Guluk-guluk, Sumenep, Jawa Timur. Tempat itu menjadi saksi atas perjuangan Kiai Annuqayah melawan Belanda.

Baca Juga :  Semarak Muharram 1445 H, Bupati Sumenep Sukses Hadirkan Majelis Sholawat At-Taufiq

Kagiatan dilanjutkan dengan Napak Tilas ke beberapa maqbarah yang ada di lingkungan pesantren, diantaranya di Maqbarah K. Syarqawi al-Kudusi (atau asta tengah para santri menyebutnya), Maqbarah KH. Abdullah Sajjad dan KH. Muhammad Ilyas Syarqawi (asta laok).

“Kami juga melaksanakan istighasah kebangsaan dengan tujuan sebagai nyambung pangestoh (membangun kepedulian) kepada guru kita semua, yakni para masyaikh di Ponpes Annuqayah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sowan kepada beberapa pengasuh di Ponpes Annuqayah, yaitu K. Syafi’ie Ansori dan KH. Muhammad ‘Ali fikri. Harapan bisa memohon doa semoga mendapatkan ilmu yang barokah dan bisa meneruskan perjuangan para pahlawan terdahulu utamanya Masyaikh Annuqayah yang pernah berjuang di barisan sabil yang dipimpin oleh KH. Abdullah Sajjad.

Baca Juga :  Bantuan Keuangan untuk Lembaga Keagamaan dari Pemkab Sumenep Cair

Menurut Edy, tidak banyak hal yang bisa disampaikan kepada para pengasuh, mengingat ada pertemuan para pengasuh pesantren, “Pada sowan tersebut tak banyak yang kita dapat sampaikan karena setelah shalat jumat ada rapat masyaikh,” ungkap dia.

Salah satu anggota, Khairus Shaleh Amirul Amin menyampaikan harapan, semoga kegiatan dan kekompakan santri IAA Talango bisa terus terbina dan terus berkelanjutan ke depan. Baginya, selain mengingat perjuangan para masyaikh, kegiatan ini juga menjadi jembatan untuk menyambung silaturrahim ke Ponpes Annuqayah sebagai alumni.

“Melihat kekompakan teman-teman yang sangat antusias, membuktikan bahwa kita alumni (IAA) masih tetap bangga dengan almamater yang telah membesarkan kita seperti saat ini,” pungkas Edy.(*)


Kontributor/penulis: A. Fachrur Razy

Editor: Ahmad Farisi

Berita Terkait

Bupati Lukman Resmikan Beras Desa, Petani Bangkalan Didorong Naik Kelas
PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal
Anggaran MBG 2027 Diprediksi Menyusut, Banggar DPR Jamin Kualitas Program Tetap Optimal
Dino Patti Djalal Soroti Absennya Delegasi RI di Pemakaman Ayatollah Khamenei
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Sumenep Berlangsung Khidmat
Ngopi Bareng IKA UINSA Sumenep, Dorong Kebijakan Berpihak pada Pesantren
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Pemkab dan DPRD Sumenep Perkuat Sinergi Tata Kelola Keuangan

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:50 WIB

Bupati Lukman Resmikan Beras Desa, Petani Bangkalan Didorong Naik Kelas

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:33 WIB

PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:16 WIB

Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal

Senin, 6 Juli 2026 - 20:07 WIB

Anggaran MBG 2027 Diprediksi Menyusut, Banggar DPR Jamin Kualitas Program Tetap Optimal

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:59 WIB

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Sumenep Berlangsung Khidmat

Berita Terbaru