Satpol PP Sumenep Libatkan Warga Desa Berantas Rokok Ilegal

Redaksi Nolesa

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pemberantasan rokok ilegal di Sumenep (Foto: Ist)

Kegiatan pemberantasan rokok ilegal di Sumenep (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep mengubah strategi dalam upaya memberantas rokok ilegal. Salah satunya dengan menggandeng masyarakat desa melalui program edukasi langsung yang menekankan kesadaran hukum dan tanggung jawab bersama.

Upaya tersebut dilakukan agar pemberantasan rokok ilegal di Kabupaten Sumenep tidak hanya bergantung pada razia atau penindakan hukum.

Kepala Satpol PP Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, mengatakan pihaknya kini lebih fokus pada upaya preventif. Edukasi dan sosialisasi dinilai lebih efektif dalam jangka panjang dibanding hanya mengandalkan operasi penertiban.

“Kami ingin masyarakat mengenali ciri rokok ilegal dan memahami dampak ekonominya. Kalau kesadarannya tumbuh, pengawasan di tingkat desa akan berjalan dengan sendirinya,” ujar Wahyu, Selasa, 11 November 2025.

Dalam program tersebut, Satpol PP turun langsung ke desa-desa dan kecamatan untuk berdialog dengan pedagang, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Pendekatan ini dilakukan agar masyarakat tidak sekadar menjadi objek penertiban, tetapi juga subjek dalam menjaga ketertiban ekonomi daerah.

“Kami tidak datang hanya untuk menegur, tapi juga mendengarkan. Masyarakat perlu tahu bahwa membeli rokok berpita cukai resmi berarti ikut mendukung pembangunan daerah,” tambah Wahyu.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Perkuat Peran UKS sebagai Garda Terdepan Edukasi Kesehatan

Selain sosialisasi tatap muka, Satpol PP juga memasang stiker “Gempur Rokok Ilegal” di warung dan toko kelontong. Pesan visual ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih selektif saat membeli produk tembakau.

Langkah ini disambut positif oleh banyak warga yang menilai pendekatan persuasif lebih mudah diterima dibanding penindakan langsung. “Kalau dijelaskan baik-baik, masyarakat lebih cepat paham dan mau bekerja sama,” kata Wahyu.

Ia menambahkan, tingkat kepatuhan masyarakat memang belum dapat diukur secara pasti, namun meningkatnya partisipasi dalam kegiatan sosialisasi menunjukkan perubahan pola pikir yang menggembirakan.

Baca Juga :  Waktu Reses, Mbak Nia Tegaskan Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Program edukasi ini juga membuka ruang kemitraan antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Satpol PP berharap, dengan tumbuhnya kesadaran di tingkat bawah, peredaran rokok ilegal dapat ditekan secara signifikan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika masyarakat ikut mengawasi, pelaku rokok ilegal akan berpikir dua kali,” tegas Wahyu.

Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif ini, Satpol PP Sumenep berupaya menjadikan pemberantasan rokok ilegal bukan sekadar agenda penegakan hukum, tetapi juga gerakan sosial yang berakar dari masyarakat sendiri. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Raih 3 Penghargaan Syariah Award Jatim, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Komitmen Ekonomi Syariah
Generasi Muda Sumenep Diajak Perkuat Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan
Tiga Piala untuk Sumenep
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Awal Oktober, Turnamen Sepakbola Antar SD Sumenep Digelar
Audit TIK, Fokus Perkuat Keamanan Aplikasi Pemerintahan
KIMMS Jadi Wadah Silaturahim Pelanggan Arinna Premium Hijab

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:06 WIB

Pemkab Sumenep Raih 3 Penghargaan Syariah Award Jatim, BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Komitmen Ekonomi Syariah

Senin, 28 September 2026 - 19:12 WIB

Generasi Muda Sumenep Diajak Perkuat Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 - 19:01 WIB

Tiga Piala untuk Sumenep

Senin, 28 September 2026 - 17:43 WIB

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan

Senin, 28 September 2026 - 17:25 WIB

Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menerima piagam penghargaan Syariah Award Jawa Timur dari Wagub Emil (Foto: Istimewa)

Daerah

Tiga Piala untuk Sumenep

Senin, 28 Sep 2026 - 19:01 WIB

Novita Hardini (Foto: Istimewa)

Nasional

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan

Senin, 28 Sep 2026 - 17:43 WIB