FORMAD Jabodetabek Kecam Aksi Anarkis di Sampang

Ahmad Farisi

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum FORMAD Jabodetabek, Moh. Shaleh (for NOLESA.COM)

Ketua Umum FORMAD Jabodetabek, Moh. Shaleh (for NOLESA.COM)

SAMPANG, NOLESA.COM – Forum Mahasiswa Madura (FORMAD) Jabodetabek mengecam keras tindakan anarkis dan vandalisme yang terjadi selama aksi di depan kantor DPRD Kabupaten Sampang pada Selasa, (28/10/2025). Aksi yang dilaporkan semula berjalan lancar tersebut berubah menjadi tindakan anarkistis.

Ketua Umum FORMAD Jabodetabek, Moh. Shaleh, menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut. Dalam keterangannya, ia menyatakan bahwa meskipun penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional setiap warga negara , hal itu harus diiringi tanggung jawab moral dan sosial agar dilakukan secara damai, tertib, dan menghormati hak orang lain.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Bencana Puting Beliung

Menurut Shaleh, apa yang terjadi di Sampang “berbanding terbalik” dengan prinsip tersebut. Ia menilai tindakan perusakan fasilitas publik di Sampang sebagai perbuatan vandalisme , yang dikhawatirkan dapat merusak jalinan kepercayaan antara masyarakat dan masyarakat sipil.

“Menjadi suatu ironi ketika ada sebagian orang yang yang berteriak atas nama rakyat, tetapi pada saat yang sama melakukan tindakan yang justru merugikan rakyat,” ujar Shaleh. Ia menegaskan bahwa aksi di Sampang telah “keluar dari subtansi” dan mengarah ke vandalisme.

FORMAD Jabodetabek mendorong Polres Sampang untuk mengusut tuntas semua provokator dan pelaku tindakan vandalisme tersebut. Shaleh mendesak agar para pelaku diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  E-SAPORA, Inovasi Pemkab Pamekasan Raih Penghargaan Inotek Award 2025

“Kami siap mengawal kepolisian dalam hal ini porles sampang untuk mengusut tuntas setiap aktor dan pelaku vandalisme di Kabupaten Sampang, agar setiap orang belajar bahwa banyak orang yang dirugikan atas tindakan anarkis,” tutupnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik dalam proses penyampaian aspirasi. (*)

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Respons Laporan Call Center 112, Baznas Sumenep Segera Perbaiki Rumah Lansia di Longos
Bupati Fauzi Minta Koperasi Tinggalkan Pola Lama demi Hadapi Perubahan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:16 WIB

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru