Bupati Trenggalek Bebaskan Orang Tua Siswa Beli Seragam di Mana Saja

Redaksi Nolesa

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (foto: ist)

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (foto: ist)

TRENGGALEK, NOLESA.COM – Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Mochamad Nur Arifin, memberi kebebasan bagi orang tua murid SD dan SMP dalam membeli seragam sekolah.

Bupati muda yang akrab disapa Mas Ipin ini menegaskan bahwa siswa baru jenjang SD dan SMP negeri tidak diwajibkan membeli seragam di toko atau tempat belanja lainnya yang ditunjuk oleh satuan lembaga pendidikan.

Yang terpenting, kata Bupati Mas Ipin, model seragamnya tetap sesuai dan tidak berbeda dengan model seragam di lembaga tersebut.

“Bebas, mau menjahit sendiri maupun membeli di toko lain, asalkan model seragam tetap sesuai serta tidak terlalu berbeda dengan seragam siswa lainnya,” katanya, Kamis kemarin, 12 Juni 2025.

Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan beban wali murid dengan memberi fleksibilitas dan pilihan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Maksimalkan Pengelolaan UKS/M untuk Meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat Siswa

Mas Ipin yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini mengingatkan bahwa pemaksaan pembelian seragam dari vendor tertentu tidak diperbolehkan karena tak jarang harganya lebih mahal.

Namun demikian, koordinasi pembelian seragam masih diperbolehkan jika didasari kesepakatan antara wali murid dan sekolah, serta tanpa paksaan.

Baca Juga :  Ini Upaya Dinas Pendidikan Sumenep Sambut Implementasi Kurikulum Merdeka

Termasuk soal dana operasional sekolah, Mas Ipin menegaskan bahwa kebutuhan operasional sekolah telah ditanggung oleh dana BOS. Oleh karena itu, sekolah tidak boleh membebankan biaya tambahan yang tidak sesuai aturan.

“Belanja-belanja lain tidak boleh ada pemaksaan kepada siswa,” tegasnya.

Terakhir, Mas Ipin mengingatkan seluruh pihak agar mematuhi ketentuan perundang-undangan dalam semua kegiatan terkait siswa baru dan operasional sekolah.(*)

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos
Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi
Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar
Mahasiswa Universitas Annuqayah Madura Raih Prestasi Nasional di Ajang Business Plan
SPMB Tahun ini, Sekdaprov Riau Tegaskan Tak Ada Intervensi
UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif
Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:54 WIB

Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:51 WIB

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:39 WIB

Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mahasiswa Universitas Annuqayah Madura Raih Prestasi Nasional di Ajang Business Plan

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Suara Perempuan

Sepiring Kenangan dari Kota Madiun

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:25 WIB

(for NOLESA.COM)

Mimbar

Nabi Sulaiman dan Semut

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:36 WIB