Berkat Terobosan Bupati H. Fauzi, Kemiskinan di Sumenep Terus Menurun

Redaksi Nolesa

Selasa, 13 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojodo (Foto: dok. nolesa.com)

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojodo (Foto: dok. nolesa.com)

Sumenep, NOLESA.com – Selama menjabat sebagai Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo terus mencari formula baru untuk menurunkan angka kemiskinan. Dan terobosan yang dilakukannya berhasil, kemiskinan terbukti berkurang.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep, jumlah penduduk miskin di Kota Keris ini pada tahun 2024 berkurang sebanyak 9,68 ribu jiwa. Pada tahun 2023, jumlah penduduk miskin mencapai 206,10 ribu jiwa dengan penurunan 0,6%.

Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Joko Santoso, menyatakan bahwa angka kemiskinan di Sumenep terus mengalami penurunan setiap tahunnya.

“Ini jumlah yang sangat positif, karena angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep tiga tahun terakhir ini terus menurun sejak tahun 2022 hingga triwulan I tahun 2024,” kata Joko Santoso kepada awak media.

Joko Santoso mengungkapkan sejak tahun 2022, jumlah penduduk miskin mencapai 206,20 ribu jiwa (18,76% dari total penduduk), berkurang 18,53 ribu jiwa (1,75%) dari tahun 2021. Pada tahun 2024, jumlah penduduk miskin mencapai 196,42 ribu jiwa (17,78% dari total penduduk), berkurang 9,68 ribu jiwa (0,92%) dari tahun 2023.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Sumenep Soroti Pengaspalan Jalan Poros Gapura Tengah-Tamidung

“Penduduk miskin adalah mereka yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan,” terang Joko.

Secara terpisah, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo merasa bersyukur atas penurunan angka kemiskinan selama tiga tahun masa kepemimpinannya, namun ia mengaku belum puas dengan pencapaian tersebut.

“Saya berkomitmen agar Kabupaten Sumenep keluar dari kemiskinan ekstrem. Maksimal harus ada penurunan 10% angka kemiskinan,” tegas Bupati H. Fauzi.

Baca Juga :  Muslimat NU Sumenep Sambut Tahun Baru Islam dengan Khatmil Quran dan Tumpengan

Suami Hj. Nia Kurnia itu menuturkan bahwa penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep disebabkan oleh berbagai program yang diluncurkan serta kolaborasi lintas sektoral.

“Semoga ke depan Pemerintah Kabupaten Sumenep terus melakukan upaya pengentasan kemiskinan di kabupaten yang berjuluk Kota Keris ini. Dibutuhkan peran aktif dari masyarakat dalam mengatasi kemiskinan ekstrem,” harap Bupati H. Fauzi.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser
HDDAP, Langkah Konkret Pemkab Sumenep Genjot Transformasi Pertanian
Perkuat Keterbukaan Informasi, KI Sumenep dan UNIBA Madura Teken MoU

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan

Selasa, 28 April 2026 - 21:26 WIB

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Senin, 27 April 2026 - 17:59 WIB

Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya

Minggu, 26 April 2026 - 20:30 WIB

Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya

Minggu, 26 April 2026 - 18:30 WIB

Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU

Berita Terbaru

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya (Foto: Istimewa)

Nasional

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:26 WIB