Solusi Cepat Bayar Pajak BPHTB di Sumenep

Redaksi Nolesa

Kamis, 1 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus melakukan inovasi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya di bidang pembayaran Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Melalui Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep, Pemkab Sumenep terus melakukan trobosan guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Pengelolaan dan Pendapatan Daerah BPPKAD Sumenep Urip Mardani menjelaskan pembayaran pajak BPHTB ini membutuhkan waktu hingga 14 hari kerja. Hal ini dianggap waktu yang cukup lama, dan mempersulit wajib pajak dalam melakukan transaksi pembayaran.

“Memang sesuai juknis biasanya hingga 14 hari. Namun, kami berkomitmen bisa dituntaskan dalam tiga har,” jelas Kabid Urip.

Kabid Urip menuturkan kalau percepatan itu dilakukan apabila berkas pemohon itu sudah dinyatakan lengkap. Sehingga, berkas yang diupload bisa langsung disetujui. Pihaknya langsung bisa melakukan verifikasi lapangan atas permohonan pembayaran pajak dimaksud.

Baca Juga :  Wujudkan Keinginan Bupati Ra Fauzi Mengenai Satu Data Indonesia, Ini yang Disiapkan Bappeda Sumenep

“Ini kan juga kerja sistem ada aplikasinya. Jadi, kalau berkasnya sudah lengkap semua pasti langsung dilakukan verifikasi dan pembayaran pajak,” tutur Kabid Urip.

Sebab itu, Kabid Urip meminta seluruh stafnya untuk bekerja maksimal, sehingga tidak ada lagi pembayaran BPHTB ini lelet atau diproses.

Baca Juga :  Warga Bangkalan Akan Didenda Rp1 Juta Jika Buang Sampah di Kawasan ini

“Jangan ada proses yang lama. Harus segera dituntaskan maksimal tiga hari sudah klir,” pintanya.

“Adapun besaran pajak BPHTB kata dia sebesar 5 persen dari harga, Meski mahal, tapi aturannya memang sudah menjelaskan angka 5 persen,” tegasnya sembari berharap kesadaran masyarakat.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Respons Laporan Call Center 112, Baznas Sumenep Segera Perbaiki Rumah Lansia di Longos
Bupati Fauzi Minta Koperasi Tinggalkan Pola Lama demi Hadapi Perubahan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:16 WIB

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:55 WIB

PDI Perjuangan Sumenep Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah di Gapura

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru