Siapkan Pemimpin Masa Depan, PKB Dalami Kapasitas Calon Ketua DPW se-Indonesia

Redaksi Nolesa

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Eksekutif dan Legislatif, Abdul Halim Iskandar (Foto: Ist)

Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Eksekutif dan Legislatif, Abdul Halim Iskandar (Foto: Ist)

JAKARTA, NOLESA.COM – Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) kembali melanjutkan proses penjaringan calon Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB se-Indonesia melalui pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Tahap II. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 9 hingga 14 Januari 2026.

Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Eksekutif, dan Legislatif, Abdul Halim Iskandar, menjelaskan bahwa UKK Tahap II dirancang untuk menggali secara lebih mendalam kapasitas kepemimpinan kader yang diproyeksikan memimpin PKB di tingkat wilayah.

“UKK ini kami rancang dalam dua tahapan besar, yaitu uji kelayakan dan uji kompetensi. Pada tahap awal, kami mengukur potensi dan kompetensi kepemimpinan kader secara objektif dan ilmiah,” ujar Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Halim, Selasa, 13 Januari 2026.

Menurut Gus Halim, penilaian pada tahap awal mencakup berbagai aspek, seperti karakter kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, cara menghadapi persoalan, hingga kapasitas manajerial dan komunikasi. Seluruh proses penilaian dilakukan menggunakan instrumen yang bersifat saintifik dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Hasil penilaian tersebut kemudian menjadi dasar pelaksanaan UKK Tahap II yang bersifat lebih mendalam dan personal. Gus Halim menegaskan, tahapan lanjutan ini membutuhkan waktu lebih panjang agar keputusan yang dihasilkan benar-benar akurat.

“Dari hasil itu, kami lakukan pendalaman tahap kedua yang lebih spesifik dan personal. Karena itu UKK Tahap II membutuhkan waktu relatif panjang, enam hari penuh, agar kesimpulan yang dihasilkan benar-benar representatif terkait kelayakan kader untuk ditugaskan sebagai Ketua DPW,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PDI Perjuangan Lamongan Soroti Program Pengentasan Kemiskinan

Ia menambahkan, fokus penilaian pada tahap kedua berbeda dengan tahap sebelumnya. Jika pada UKK Tahap I lebih menitikberatkan pada aspek psikologi kepribadian, psikologi sosial, kemampuan analisis, serta komunikasi, maka UKK Tahap II lebih menyoroti gaya kepemimpinan masing-masing kader.

“Misalnya, apakah gaya kepemimpinannya cenderung teokratik, demokratis, atau model lainnya. Kami memahami tidak ada satu gaya kepemimpinan yang paling benar. Yang terpenting adalah kesesuaian dengan kondisi sosial, budaya, dan tantangan daerah masing-masing,” tegas Gus Halim.

Ia mencontohkan, karakter dan dinamika sosial di Papua tentu memerlukan pendekatan kepemimpinan yang berbeda dibandingkan daerah lain. Oleh karena itu, kesesuaian antara gaya kepemimpinan calon ketua DPW dengan konteks lokal menjadi pertimbangan penting dalam UKK Tahap II.

Baca Juga :  Ketum PBNU Periode 2015-2020 Doakan Ganjar Jadi Presiden

“Di sinilah fungsi penting UKK tahap dua, agar kami bisa menyimpulkan secara objektif bahwa kader A atau B memang layak dan tepat untuk menjadi Ketua DPW PKB di daerah tertentu,” katanya.

Meski demikian, Gus Halim menegaskan bahwa hasil UKK Tahap II belum bersifat final. Tahapan selanjutnya adalah rapat Tim Koordinator DPP PKB yang akan mempertimbangkan berbagai masukan, baik dari internal partai, jajaran DPW, maupun aspirasi masyarakat.

“Kami menerima banyak sekali masukan dari masyarakat yang kami hargai dan apresiasi. Masukan itu bukan hanya soal figur personal, tetapi juga terkait kebutuhan daerah dan tantangan yang dihadapi, sehingga PKB dapat menugaskan pemimpin yang benar-benar dibutuhkan oleh daerah,” pungkasnya. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting
PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi
Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat
Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z
Hadiri PKB Jabar Fest, Cak Imin Tegaskan Garis Pengabdian Partai
Di Lumajang, Ketua DPD PDIP Jatim Tegaskan Kekuatan Partai
Kang Cucun Ajak Santri Melek Teknologi dan AI Saat Hadir di Cipasung

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:43 WIB

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:33 WIB

PKB Siapkan Harlah Ke-28 dengan Regenerasi Pengurus, Aksi Sosial, dan Bahas Arah Baru Ekonomi Konstitusi

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:40 WIB

Said Abdullah Tegaskan PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:26 WIB

Hasto Apresiasi Bulan Bung Karno di Blitar, Nilai Ajaran Soekarno Hidup di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 13:38 WIB

Istana Gebang Bakal Disulap Jadi Ruang Edukasi Kebangsaan Menyenangkan Bagi Gen Z

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Sosok

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo (foto: Ist)

Daerah

Bupati Fauzi Pastikan Pengangkatan Kepsek Segera Tuntas

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB