Serapan Anggaran Selalu Telat, DPRD Sumenep Soroti APBD 2023

Redaksi Nolesa

Jumat, 2 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersama eksekutif telah selesai membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep Tahun 2023.

Pembahasan APBD tahun 2023 telah selesai dibahas pada November 2022, kemarin. Sementara untuk pengesahan APBD Sumenep 2023 tersebut hanya menunggu hasil evaluasi Gubernur Jawa Timur.

Untuk itu, Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep Ach Naufil MS meminta Pemkab Sumenep segera mempersiapkan perencanaan umum pelaksanaan program 2023 secara matang.

Sehingga serapan APBD 2023 bisa terserap sejak awal tahun. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu telat.

Politisi PKB itu juga menilai selama ini Pemkab Sumenep seringkali telat melakukan serapan APBD. Dan hal itu seperti menjadi kebiasaan. Serapan dimulai pada periode Maret hingga April.

Naufil meminta agar Pemkab Sumenep menghentikan kebiasaan kurang baik itu. Sebab, belanja pemerintah secara tidak langsung untuk mengurangi kesenjangan sosial. Apabila serapan APBD lambat maka akan membuka lebar jurang pengangguran dan kemiskinan.

Baca Juga :  Hari Bidan, Direktur RSUD Sumenep Apresiasi Peran Besarnya Dalam Pelayanan Kesehatan

“Karena belanja pemerintah adalah stimulus bagi ekonomi daerah. Oleh sebab itu, tahun depan serapan APBD kita bisa dimulai dari awal tahun, paling tidak Februari sudah jalan,” pinta Naufil.

Apalagi, lanjut Naufil, selama ini Bupati Sumenep Achmad Fauzi gencar melakukan kegiatan untuk menekan inflasi daerah, terutama pasca pandemi Covid-19.

“Kami apresiasi semangat bupati. Cita-cita itu seyogyanya juga diperhatikan dan diterjemahkan oleh bawahannya, bahwa inflasi itu akan terjadi jika serapan APBD lambat,” kata politisi muda itu.

Baca Juga :  Tekad Fraksi PDI Perjuangan, 3 Raperda Populis Menjadi Benteng Rakyat dari Kesengsaraan

Tidak hanya telatnya serapan anggaran, Naufil juga menyoroti kualitas program yang selama ini telah direalisasikan oleh Pemkab Sumenep.

“Seperti halnya infrastruktur dan kualitas pendidikan dan kesehatan, maka ini perlu diperhatikan, lebih-lebih di daerah kepulauan agar tidak selalu merasa dianaktirikan,” tutup politisi asal Dapil III itu.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional
UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV
Pemkab Bangkalan Genjot Imunisasi dan Tekan Stunting Lewat Lomba Video Inovasi
Tak Perlu ke Luar Kota, Arinna Hidayah Salon & SPA Resmi Hadir di Sumenep
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:13 WIB

Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:46 WIB

Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:37 WIB

JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:27 WIB

UKM PSHT UTM Raih Piala Rektor dan Juara Umum 3 di Ajang Trunojoyo Cup IV

Berita Terbaru