Puskesmas Pandian Gelar Imunisasi Massal Campak, Hari Pertama Capai 94,4 Persen

Redaksi Nolesa

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Pandian, Sumenep, Madura, Jawa Timur melaksanakan imunisasi massal campak atau Outbreak Response Immunization (ORI) pada Senin, 25/8/2025 (foto: IST)

Puskesmas Pandian, Sumenep, Madura, Jawa Timur melaksanakan imunisasi massal campak atau Outbreak Response Immunization (ORI) pada Senin, 25/8/2025 (foto: IST)

SUMENEP, NOLESA.COM – Puskesmas Pandian, Sumenep, Madura, Jawa Timur melaksanakan imunisasi massal campak atau Outbreak Response Immunization (ORI) pada Senin, 25 Agustus 2025.

Hari pertama melakukan imunisasi campak dilaksanakan di PAUD-TK Al Qadar Desa Pandian.

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Wakil Bupati Sumenep bersama jajaran Forkopimda dan Forpimka Sumenep. Imunisasi dilakukan serentak bersama empat PAUD-TK lain di wilayah kerja Puskesmas Pandian.

Langkah ini merupakan respons cepat atas peningkatan kasus campak di Kabupaten Sumenep. Berdasarkan data Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, hingga 24 Agustus 2025 tercatat 2.105 kasus campak, naik dari 2.035 kasus sebelumnya.

Sebanyak 17 anak meninggal dunia, 16 di antaranya belum pernah divaksin dan satu lainnya belum menerima vaksin lengkap.

Baca Juga :  Gerilya, KIM Kabupaten Sumenep Segera Bentuk KIM Kecamatan Dungkek

Di wilayah kerja Puskesmas Pandian, sejak Januari hingga 25 Agustus tercatat 105 kasus. Desa Kolor mencatat jumlah tertinggi dengan 54 kasus, sedangkan Kelurahan Kepanjin terendah dengan 4 kasus.

Pelaksanaan ORI pada pekan pertama, 25–30 Agustus 2025, dilakukan di 22 PAUD-TK oleh tujuh tim imunisasi. Hari pertama mencatat capaian 94,4 persen, yakni 438 dari 464 anak berhasil diimunisasi. Pekan kedua, 01–06 September, akan dilanjutkan di 43 Posyandu serta sweeping rumah ke rumah hingga 14 September.

Baca Juga :  Konflik Gersik Putih Semakin Meruncing, Kedua Belah Pihak Saling Lapor Polisi

Kepala Puskesmas Pandian dr. Fatimatul Insyoniah, M.Kes, mengaku optimistis target minimal 95 persen tercapai berkat dukungan lintas sektor dan sosialisasi aktif ke masyarakat, demi membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) dan melindungi anak-anak dari campak.

“Imunisasi ini akan sukses jika didukung semua pihak,” tandasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit
May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Selasa, 28 April 2026 - 21:26 WIB

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Senin, 27 April 2026 - 17:59 WIB

Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya

Minggu, 26 April 2026 - 20:30 WIB

Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya

Berita Terbaru