PP. Darussalam Tasikmalaya Sukses Selenggarakan Program “Santri Goes Abroad” di 3 Negara

Redaksi Nolesa

Senin, 4 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Tasikamalaya, NOLESA.COM – Pondok Pesantren (PP) Darussalam Rajapolah Tasikmalaya sukses menggelar program internasional ‘Santri Goes Abroad’ yang bertajuk International Islamic Comparative Study (IICS) di Malaysia, Singapura dan Thailand pada 27 Februari – 3 Maret 2024.

Program internasional yang diikuti oleh sekitar 24 santri itu terselenggara atas kerjasama antara PP. Darussalam dan Yayasan Santri Mengglobal Nusantara.

Program IICS merupakan perjalanan selama enam hari yang membawa para peserta ke Singapura, Malaysia, dan Thailand untuk mengikuti sejumlah kegiatan akademik dan non akademik. Mulai dari napak tilas sejarah Islam di Asia Tenggara, kunjungan ke sejumlah lembaga dan kampus ternama di Malaysia dan Singapura, pelatihan English speaking dengan turis mancanegara dan market research, kunjungan perusahaan (company visit), hingga kegiatan city tour dan kunjungan budaya.

Menurut Founder Santri Mengglobal Dito Alif Pratama, program itu sengaja dirancang untuk memberikan kesempatan bagi para santri untuk menjelajahi lanskap budaya dan akademik di Asia Tenggara, mendorong pemahaman lintas budaya dan pertukaran akademik.

“Program ini terbuka untuk mahasiswa, akademisi, dan profesional yang tertarik untuk menjelajahi kekayaan budaya Asia Tenggara,” kata Dito melalui keterangan tertulisnya pada Minggu, 4 Maret 2024.

Kegiatan itu diawali dengan diskusi dan visit sejarah Islam di Asia Tenggara yang dilaksanakan di Makam Habib Noh Singapore dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan informasi tentang sejarah perkembangan Islam di Singapura. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai tentang Islam sebagai agama minoritas di Singapura hingga seputar peluang beasiswa studi di Singapura diikuti dengan tur keliling kota Singapura.

“Para santri melakukan Singapore City Tour, di mana mereka mengunjungi beberapa tempat wisata ternama seperti Merlion Park, Universal Studio, Garden by the Bay, juga Chinatown,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Ajak Maknai HUT ke-80 RI dengan Semangat Kemandirian Pangan

Di harii kedua, para kegiatan dilanjutkan dengan campus tour di kampus Universiti Teknologi Malaysia (UTM) yang difasilitasi oleh PPI UTM dan dilanjutkan kunjungan singkat di Rumah Merah Melaka, di mana para santri diajak untuk berbicara dalam bahasa Inggris dengan orang asing, yang membantu mereka dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka. Selain itu, para santri juga melaksanakan Napak Tilas Sejarah VOC di Melaka, dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah terkait dengan peran VOC di Melaka.

Kegiatan selanjutnya dilakukan di Putrajaya dan Masjid Putrajaya, dimana para santri berdiskusi sejarah perubahan ibukota hingga menjadi Putrajaya. Mereka juga mentadabburi keberadaan Masjid Putrajaya yang merupakan salah satu dari masjid yang indah dan megah di Malaysia. Perjalanan dilanjutkan dengan diskusi mendalam di salah satu kampus terbaik di Malaysia, UITM Malaysia, tentang “Bagaimana memenangkan beasiswa untuk belajar di luar negeri.”

Baca Juga :  Upaya Pemprov DKI Jakarta dalam Menjaga Stok Pangan

Kemudian, di hari ketiga, program Goes Abroad dilanjutkan  dengan pendalaman budaya di Thailand, yang menampilkan dialog tentang Islam, kunjungan ke situs-situs budaya, dan kegiatan-kegiatan menyenangkan yang menampilkan warisan budaya Thailand yang kaya.

Ustaz Aip W. Latif, pendamping sekaligus penanungg jawab program, mengungkapkan  terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya program ini, khususnya kepada Yayasan Santri Mengglobal Nusantara.

“Program ini sangatlah bermanfaat dalam untuk memberikan nuansa ilmu dan pengalaman bagi para santri, karena secara langsung atau tidak langsung akan mampu meningkatkan pemahaman komprehensif bagi santri akan pemahaman lintas budaya dan negara, dan semoga kedepanya program seperti ini akan bisa terus dilaksanakan, ungkapnya sambil berharap,” jelas Ustaz Aip.

 

 

 

Penulis : Wail Arifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Bupati Sumenep Wajibkan Tamu Luar Daerah Diberi Hadiah Keris
Bupati Sumenep Tetapkan Harga Impas Tembakau 2026, Lindungi Petani dari Harga Rendah
Pemkot Batam Perluas Akses Beasiswa, Anak Hinterland Kini Tembus Kampus-Kampus Terbaik Indonesia
SKK V Resmi Dibuka, Kopri PMII Sumenep Siapkan Kader Perempuan Pelopor Perubahan Sosial
IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Bupati Sumenep Wajibkan Tamu Luar Daerah Diberi Hadiah Keris

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Bupati Sumenep Tetapkan Harga Impas Tembakau 2026, Lindungi Petani dari Harga Rendah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pemkot Batam Perluas Akses Beasiswa, Anak Hinterland Kini Tembus Kampus-Kampus Terbaik Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:13 WIB

Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep

Berita Terbaru