Pemkab Sumenep Sukses Gelar Parade Musik Tong-tong di Bulan Bung Karno

Redaksi Nolesa

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sumenep sukses gelar parade musik Tong-tong dalam rangka Juni Bulan Bung Karno (Foto: istimewa)

Pemkab Sumenep sukses gelar parade musik Tong-tong dalam rangka Juni Bulan Bung Karno (Foto: istimewa)

Sumenep, NOLESA.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sukses gelar salah satu event dalam semarak Juni Bulan Bung Karno. Yakni parade musik Tong-tong.

Parade musik Tong-tong Bulan Bung Karno ini digelar di sepanjang jalan depan Lapangan Giling, Kecamatan Kota Sumenep, Senin malam 10 Juni 2024.

Sedikitnya ada tujuh kelompok musik tradisional yang tampil pada event ini, antara lain Angin Ribut, Telaga Biru, Lanceng Spektra, Tinker Bell, Peccot Ngamok, Nawasena dan Lendhu Sagara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah (Nyai Eva) menyampaikan musik Tong-tong sengaja dipilih sebagai salah satu event dalam memeriahkan Bulan Bung Karno.

Baca Juga :  Bupati Ra Fauzi dengan Tegas Meminta Pengusaha agar Menyerap Tenaga Kerja Lokal

Pasalnya, karena Presiden pertama itu RI sangat mencintai seni budaya daerah atau tradisional, buktinya kecintaannya bisa dilihat dengan banyaknya aneka lukisan, patung dan benda-benda seni lainnya di istana negara, bahkan setiap pergi ke daerah selalu mencari sesuatu yang unik dari daerah itu.

“Kami mengajak seluruh masyarakat memberikan kontribusi positif untuk mencintai seni budaya seperti musik tong-tong ini, alasannya pemerintah dan masyarakat mempunyai tanggung jawab bersama untuk menjaga, merawat serta melestarikannya,” kata Wabup Nyai Eva.

Baca Juga :  Histeria Warga Ende NTT Menyambut Kehadiran Presiden Jokowi 

Dari pagelaran tersebut, Wabup Nyai Eva berharap musik tong-tong ini semakin terkenal di luar daerah bahkan hingga ke luar negeri, sehingga musik tradisional ini terus bertahan dan lestari di tengah-tengah masyarakat tidak tergerus perubahan zaman apapun.

“Masyarakat selalu menjaga, merawat serta melestarikan musik tradisional tong-tong, agar anak cucu bisa menikmati seni budaya itu sepanjang waktu,” harapnya.

Apalagi, kata Wabup Nyai Eva, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI telah menetapkan bahwa musik tong-tong sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Sumenep, sehingga seluruh masyarakat hendaknya menggunakan seni budaya itu dalam kehidupan sehari-hari sebagai sebuah kebanggaan.

Baca Juga :  Kebijakan PPKM Resmi Dicabut

“Musik tong-tong yang tampil di berbagai kegiatan masyarakat sangat penting, dalam rangka menumbuhkan seni budaya ini kepada generasi muda, sebagai upaya membentengi dirinya dari pengaruh budaya luar yang kurang baik,” jelasnya.

Selebihnya, Wabup Nyai Eva berharap juga dengan banyaknya masyarakat yang membanjiri parade musik tong-tong mulai dari pelepasan di Lapangan Giling hingga sepanjang rute bisa berdampak positif terhadap roda perekonomian masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan berdampak kepada ekonomi dengan banyak masyarakat yang menyaksikan musik tong-tong,” harap Wabup Nyai Eva di akhir sambutannya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Jumlah Hewan Kurban Pemkab Sumenep Naik Dibanding Tahun Lalu
Said Abdullah Kembali Salurkan Hewan Kurban, Khusus Madura Sebanyak 298 Ekor Sapi

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB