BANGKALAN, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangkalan berhasil meraih penghargaan sebagai Pemerintah Daerah kategori Pratama dalam capaian Universal Health Coverage (UHC) dari Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Gus Muhaimin Iskandar.
Penghargaan dari Menko PMK tersebut diserahkan dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC Award di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa kemarin, 27 Januari 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang layak, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bangkalan.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut sekaligus menegaskan bahwa sektor kesehatan sejak awal telah menjadi prioritas utama Pemkab Bangkalan.
“Komitmen kita memang untuk pelayanan dasar seperti kesehatan itu sudah menjadi prioritas. Ke depan kepesertaan juga terus kita tingkatkan, dan dalam APBD terkait pembiayaan tidak ada koreksi. Kita pertahankan pembiayaan yang ada,” ujar Bupati Lukman, Rabu, 28 Januari 2026.
Menurut Ketua DPC PDIP Bangkalan itu, pemerintah daerah secara konsisten menjaga alokasi anggaran kesehatan serta melakukan penataan kepesertaan agar manfaat UHC benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Secara prinsip, komitmen kita untuk pelayanan kesehatan terus progres. Harapannya, dengan sistem yang ada, kualitas pelayanan kesehatan juga tetap terjaga,” imbuhnya.
Bupati Lukman menilai, penghargaan UHC Pratama bukan sekadar prestasi, melainkan wujud tanggung jawab negara dalam memenuhi hak dasar masyarakat.
“Tentu kami sangat bersyukur, dan penghargaan ini harus kita pertahankan. Karena ini menyangkut kewajiban negara terhadap rakyat dalam hal kesehatan,” tegasnya.
Melalui implementasi UHC, masyarakat Bangkalan kini tidak lagi dipersulit urusan administrasi saat mengakses layanan kesehatan.
“Yang penting masyarakat tidak lagi bermasalah dengan administrasi. Datang langsung ditangani, karena itu sudah menjadi jaminan pemerintah daerah. Cukup menunjukkan KTP, bahkan jika administrasi belum lengkap, penanganan tetap harus didahulukan,” jelasnya.
Ia pun menegaskan agar seluruh fasilitas kesehatan mengedepankan prinsip kemanusiaan. “Orang sakit jangan dipersulit dengan urusan administrasi. Penanganan dulu, itu yang utama,” tandasnya.
Dengan capaian ini, Pemkab Bangkalan optimistis kualitas layanan kesehatan akan terus meningkat demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera. (*)
Penulis : Robet









