Pembatik Pemula ini Berdaya Berkat Program Bupati Ji Fauzi

Redaksi Nolesa

Rabu, 24 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khomaidi sedang menyelesaikan batik garapannya (Foto: nolesa.com)

Khomaidi sedang menyelesaikan batik garapannya (Foto: nolesa.com)

Sumenep, NOLESA.com – Perlahan program pemberdayaan Bupati Sumenep Haji Achmad Fauzi Wongsojudo mulai dirasakan oleh banyak pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Salah satunya Khomaidi warga Desa Banuaju Timur Kecamatan Batang-Batang Sumenep. Pemuda yang menekuni usahanya sebagai pembatik itu banjir orderan sejak pemerintahan Bupati Haji Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pasalnya, di era Bupati Haji Fauzi Wongsojudo semua ASN dan pegawai di lingkungan Pemkab Sumenep diwajibkan memakai seragam batik asli Sumenep. Ini dilakukan supaya pelaku UMKM terus berdaya dan tambah maju.

“Saya hanya bekerja di Batik Canteng Koneng, tapi alhamdulillah beberapa tahun terakhir pesanan terus bertambah,” tutur Khomaidi, Rabu 24 April 2024 ketika ditemui di rumahnya.

Sejak saat itu, Khomaidi kian semangat untuk menekuni pekerjaannya sebagai pembatik. Apalagi semenjak menikah dan dikaruniai satu anak kebutuhan rumah tangganya bertambah.

Baca Juga :  Ketua Dewan Apresiasi Langkah Bupati Sumenep Kurangi Sampah Plastik di Hari Raya Idul Adha

“Alhamdulillah terpenuhi, salah satunya berkat usaha membatik ini,” ujarnya.

Bahkan, Khomaidi mengaku sempat kewalahan ketika banyak orderan. Karena itu dia berinisiatif merangkul beberapa pemuda pengangguran untuk diajari membatik.

“Sekarang sudah ada empat orang, mula-mula mereka kaku dan kurang yakin. Tapi setelah ditekuni akhirnya mereka bisa dan sekarang sudah bisa memetik hasil dari ketekunannya,” ungkapnya sembari melipat kain batik yang siap dikirim ke Canteng Koneng.

Baca Juga :  Libatkan Siswa SD, Pemerintah Kabupaten Sumenep Gelar Festival Klenengan Dolanan

Dia berharap ke depan di Banuaju Timur berdiri rumah produksi batik. Tentu tetap di bawah naungan Batik Canteng Koneng.

“Saya optimis jika nantinya terwujud ini menjadi geliat usaha baru,” tandasnya dengan nada penuh harap.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming
Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WIB

Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03 WIB

Rustini Muhaimin Terus Kampanyekan Gerakan Literasi, Kali ini di MI YAPPI Balong

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM

Resensi Buku

Pahlawan Gagal, Refleksi dari Avengers: Endgame

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:44 WIB

Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono (Foto: Istimewa)

Politik

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB